3 Fakta Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya, Apa Aja Ya?

3 Fakta Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya, Apa Aja Ya? Kredit Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

Meski masih 2 tahun lagi, polemik Pemilu 2024 sudah mulai berasa dan terang-terangan. Banyak partai besar yang sudah membentuk koalisi baru. Setelah adanya koalisi KIB, koalisi semut merah. Kini giliran PKB bersama Gerindra membuat koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KIR). 

Alasan PKB menggandeng Gerindra untuk membuat suatu koalisi adalah hal yang realistis, selain itu dengan koalisi KIR memang sudah memenuhi syarat ambang batas partai mengajukan capres dan cawapres yakni 20 persen. Meski begitu, tidak menutup untuk partai lain untuk bergabung dan menjalin komunikasi.

Lantas apa aja fakta-fakta terkait koalisi Kebangkitan Indonesia Raya? Berikut ini faktanya:  

Baca Juga: PKB Ungkap Alasan Berkoalisi dengan Gerindra: Lebih Realistis dan Cepat Usung Capres-Cawapres 2024

Baca Juga: PKS Ogah Masuk Koalisi Gerindra, Mau Tetap Pertahankan Koalisi Semut Merah

Berawal Dari Pertemuan Prabowo dan Cak Imin 

Pada hari Sabtu 18 Juni 2022, Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto dengan Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar menggelar pertemuan di kediaman Prabowo di Kebayoran Baru. Pertemuan yang berlangsung selama 2 jam menghasilkan kesepakatan 2 belah pihak bahwasanya PKB dengan Gerindra dapat menyatu dalam dua tagline partai yang berbeda yaitu Kebangkitan dan Indonesia Raya.

Masih Terbuka Untuk Parpol Lain Berkoalisi 

Koalisi ini juga disebut tetap membuka peluang bagi partai lain untuk bergabung. Meskipun, koalisi tersebut juga sudah bisa mengusung pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) lantaran PKB dan Gerindra telah mencapai 20 persen ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold (PT). 

Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya dengan Gerindra Belum Resmi

Jazilul Fawaid selaku Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan koalisi PKB dengan Partai Gerindra belum resmi. "Ya ngobrolnya begitu, Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya, tapi resminya belum, ngobrolnya begitu," ucap beliau. 

Jadi koalisi Kebangkitan Indonesia Raya belum secara resmi ada, itu baru omongan dan belum diresmikan. Partainya pun masih menjalin komunikasi dengan partai lain terutama PKS yang lebih dulu mengajak untuk berkoalisi. 

Bukan hanya itu saja, PKS, PKB, dan Gerindra juga akan bertemu membahas koalisi. Namun, belum dapat dipastikan kapan pertemuan akan digelar.

Baca Juga: Pengungsi Cianjur Copot Label Gereja, Pak Polisi: Tidak Intoleransi, Cuman Stikernya yang Dibuka, Tendanya Tetap Dipakai!

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover