Waduh! Rumah Ustaz Yusuf Mansur Digeruduk Korban Investasi Batu Bara, Herry: Tuntutan...

Waduh! Rumah Ustaz Yusuf Mansur Digeruduk Korban Investasi Batu Bara, Herry: Tuntutan... Kredit Foto: Instagram/Yusuf Mansur

Menurut Herry, investasi yang mereka keluarkan berjumlah Rp46 miliar. Anehnya, tidak diakui oleh Yusuf Mansur.

“Padahal dia menjadi Komisaris Utama PT Padi Partner Perkasa, PT di mana tambang batu bara itu bernaung. Ternyata kan produknya enggak ada. Itu sudah 12 tahun sejak investasi,” lanjutnya.

Herry menjelaskan bahwa Yusuf Mansur pernah berkata ada uang yang dikembalikan ke satu orang. Tetapi, menurutnya, Yusuf Mansur tidak dapat menunjukan bukti pengembalian uang tersebut.

“Dia (Yusuf Mansur) pernah ngomong, ada Rp 20 miliar dikembalikan ke satu orang. Mana? Tunjukkan orangnya, gitu loh. Ini kan mengadu domba,” tuturnya.

Ia membeberkan bahwa sebelum melakukan penggerudukan pihaknya telah dua kali mengundang Ustaz Yusuf Mansur untuk bertemu. NamunYusuf Mansur disebut tidak datang.

“Kita datangi, ngacir. Enggak tahu kabur ke mana. Satu versi, versi polisi menyebut bahwa dia ada di Yaman. Versi yang lain, saya dapatkan, dia kabur sama keluarganya ke Singapura sekarang. Nggak tahu yang benar yang mana,” ungkapnya.

Jejak investasi bodong Yusuf Mansur ini, bermula Ketika Yusuf Mansur mendatangi jamaah Masjid Darussalam, Kota Wisata Bogor pada Juni 2009. Yusuf Mansur membawa seorang yang diklaim sebagai pengusaha batu bara, Adiyansyah.

Kepada jamaah, da’i kondang ini bahkan melakukan persentase dan memperkenalkan bisnis milik Adiyansyah.

Yusuf Mansur memperkenalkan Adiyansyah sebagai Direktur PT Adi Partner Perkasa. Perusahaan ini diklaim punya izin usaha pertambangan di sejumlah lokasi di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan.

.“Saat itu Pak Ustadz (Yusuf Mansur) juga mengaku sebagai Komisaris PT Adi Partner Perkasa,” kata Zaini Mustofa, salah seorang jamaah Masjid Darussalam belum lama ini.

Adiyansyah sesumbar mempunyai segudang batu bara yang ditambang. Bersama Yusuf Mansur, dia pun mengundang jamaah Masjid untuk berinvstasi dengan janji keuntungan sebesar 28 persen.

Yang membuat jamaah semakin percaya dengan investasi tersebut karena ada Yusuf Mansur yang getol mempromosikan investais tersebut.

Para jamah lantas menyetor sejumlah uang dari puluhan juta hingga miliaran rupiah. Setoran paling besar mencapai Rp 5,6 miliar.

Guna mengakomodir animo investor, Adiyansyah dan Yusuf Mansur lantas membentuk satu unit usaha khusus di bawah bendera PT Adi Partner Perkasa. Unit itu diberi nama Jabal Nur dengan fungsi utama memayungi para investor batu bara tersebut.

Lihat Sumber Artikel di Fajar Artikel ini merupakan kerja sama sindikasi konten antara Populis dengan Fajar.

Tampilkan Semua
Halaman

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover