Disebut Rebutan Partai, Yan Harahap Tegaskan Moeldoko yang Begal Partai Demokrat!

Disebut Rebutan Partai, Yan Harahap Tegaskan Moeldoko yang Begal Partai Demokrat! Kredit Foto: Endi Ahmad

Politikus Partai Demokrat Yan Harahap turut merespons tudingan bahwa antara kubu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan kubu Moeldoko sedang berebut partai belambang mercy itu.

Yan menegaskan bahwa Moeldoko membegal partai mereka. Ia mensyukuri ada yang iba terhadap Moeldoko, jadi sadar bahwa membegal partai itu dzalim.

"Dibilang rebutan partai, bukan. Sebab itu ‘pembegalan partai’. Beruntung KSP Moeldoko ada yang ‘iba’, agar ia sadar dan tak dzalim ‘merampok’ partai orang lain," tulis Yan dari Twitter @YanHarahap yang dikutip populis.id pada Rabu (6/10/2021).

Baca Juga: Punten Pak Moeldoko, Ada yang Tawari Anda Jadi Pemimpin di Partai Lain Nih, Berminat?

Baca Juga: Anak Buah AHY: Moeldoko Memiliki Ambisi Jadi Presiden

Baca Juga: Moeldoko Cs Sebut Kubu AHY Mirip Penjajah: Gaya Politik Adu Domba, Politik Murahan

Sebelumnya, Moeldoko dihibahkan untuk memimpin sebuah Partai politik tapi bukan dari Demokrat, melainkan Partai Priboemi.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Priboemi Heikal Safar mengaku menghibahkan parpol tersebut kepada Moeldoko yang hingga saat ini masih terlibat konflik berkepanjangan saling klaim kepemimpinan di internal Partai Demokrat.

Menurut Heikal, dia harus mengambil langkah untuk meredam dan menghentikan konflik politik dua tokoh nasional TNI yaitu Moeldoko dan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

"Saya ingin menghibahkan Partai Priboemi kepada Jenderal TNI (Purn) Moeldoko dan seluruh pendukungnya," ungkap Heikal di kediamannya seputar Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, yang dikutip pada Rabu (6/10/2021).

Heikal mengatakan dia melakukan itu didasari dengan niat yang tulus dan ikhlas serta rasa empati yang sangat mendalam terhadap kedua tokoh nasional mantan petinggi di tubuh TNI tersebut.

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover