Siapa Itu Muhammad Lutfi? Eks Mendagri yang Terkena Reshuffle

Siapa Itu Muhammad Lutfi? Eks Mendagri yang Terkena Reshuffle Kredit Foto: Istimewa

Belum lama ini Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan reshuffle menteri di Kabinet Indonesia Maju pada Rabu (15/06/2022). Salah satu eks menteri yang terkena reshuffle adalah Muhammad Lutfi Eks Menteri Perdagangan Dalam Negeri (mendagri). Ia digantikan oleh Zulkifli Hasan.

Kementerian Perdagangan juga sempat menjadi sorotan dalam beberapa bulan terakhir, ketika harga minyak goreng di pasaran melambung tinggi. Muhammad Lutfi makin jadi perbincangan saat anak buahnya kala itu, yakni Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kemendag Indrasari Wisnu Wardana terlibat kasus mafia minyak goreng.

Terlebih ketika Kejaksaan Agung turun tangan menyelidiki dugaan penyimpangan ekspor minyak goreng yang menyebabkan harga di dalam negeri naik. Terakhir, pada Selasa (19/4/2022), Kejagung menetapkan 4 tersangka dalam kasus ekspor minyak goreng tersebut, dan salah satunya adalah Indrasari Wisnu Wardana.

Baca Juga: Siapa John Wempi Wetipo? Wamendagri Baru yang Dilantik Jokowi

Eks Mendagri Lutfi pun dicecar berbagai pertanyaan publik. Bahkan, sebelumnya ia pernah dituntut untuk mundur atau di-reshuffle karena gagal mengatasi kasus kenaikan harga dan kelangkaan minyak goreng.

Siapa Itu Muhammad Lutfi?

Muhammad Lutfi lahir di Jakarta pada 16 Agustus 1969. Ia tercatat pernah dua kali menjabat sebagai Menteri Perdagangan, yakni pada akhir kepemimpinan Preesiden Susilo bambang Yudhoyono, 14 Februari hingga 20 Oktober 2014.

Lalu pada periode kedua kepemimpinan Presiden Joko Widodo, sejak 23 Desember 2020 hingga 15 Juni 2022. Karir Muhammad Lutfi di pemerintahan dimulai sejak 2005, ketika ia menjabat sebagai Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) di era kepemimpinan Presiden SBY, hingga 2009.

Muhammad Lutfi juga pernah menjabat sebagai duta besar Indonesia sebanyak dua kali. Pertama pada periode 2010 hingga 2013, ketika ia dipercaya menjadi duta besar Indonesia untuk Jepang.

Kedua pada 14 Desember 2020, ia diangkat menjadi duta besar Indonesia untuk Amerika Serikat. Namun jabatan itu hanya sebentar diembannya, karena pada 23 Desember di tahun yang sama, ia diangkat menjadi Menteri Perdagangan oleh Prosiden Joko Widodo.

Pendidikan

Sebelum terjun ke pemerintahan, Muhammad Lutfi mengenyam pendidikan di Purdue University, Indiana, Amerika Serikat.

Karier

Ia juga sempat mendirikan Mahaka Group bersama Erick Thohir, Wishnu Wardhana dan Harry Zulnardy. Di perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan, keuangan dan media tersebut, Muhammad Lutfi menjabat sebagai Presiden Direktur dan CEO.

Kiprahnya sebagai pengusaha sudah dimulai sejak muda. Muhammad Lutfi juga aktif di organisasi pera pengusaha muda, Hipmi. Pada usia 29 tahun ia didaulat menjadi Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia untuk wilayah Jakarta Raya (Hipmi Raya) periode 1998-2001.

Dan pada periode 2001-2004, Muhammad Lufti berhasil duduk di puncak Organisasi Hipmi, sebagai Ketua Nasional.

Ketika polemik mengenai minyak goreng terjadi di Indonesia, hingga menyebabkan harga di pasaran melambung tinggi, sebagai Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi banyak dihujat oleh warganet di media sosial.

Namun, ia membalas beragam hujatan tersebut dengan menyampaikan permohonan maaf karena tak mampu mengendalikan harga minyak goreng di pasaran.

Ia juga menyebut ada gurita mafia di balik melonjaknya harga minyak goreng dan Kementerian Perdagangan menyatakan tak mampu menurunkan harga minyak goreng di pasaran.

Baca Juga: Jokowi Ngumpul Bareng Relawan di GBK, Murid Tertua Rizieq Ngomel-ngomel: Biayanya dari Mana Tuh? Mending Buat Korban Gempa Cianjur!

Lihat Sumber Artikel di Suara.com Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Populis dengan Suara.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Suara.com.

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover