Ngakunya Sering Dapat Pesan dari Relawan Ganjar, Elite Demokrat: Kalau Masih Kirim SMS Ngajak Dukung Ganjar, Saya Laporkan Kepada Ibu Mega!

Ngakunya Sering Dapat Pesan dari Relawan Ganjar, Elite Demokrat: Kalau Masih Kirim SMS Ngajak Dukung Ganjar, Saya Laporkan Kepada Ibu Mega! Kredit Foto: Instagram/Ganjar Pranowo

Deputi Balitbang DPP Partai Demokrat Syahrial Nasution mengaku mendapat pesan elektronik dari relawan Ganjar Pranowo untuk mendukung Gubernur Jawa Tengah itu maju pada Pilpres 2024.

Mereka yang mengaku relawan Ganjar ini, kata dia, sering mengirim pesan tersebut. Maka dari itu, kalau masih ada yang mengirim pesan untuk mendukunh Ganjar ia akan melaporkannya pada Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Sebab diketahui, Ganjar merupakan kader dari PDIP yang belakangan namanya melejit karena diusung menjadi calon presiden.

"Sering dapat SMS dari yg mengaku relawan Ganjar Pranowo utk Presiden 2024. Setelah melihat tayangan pidato Ibu Megawati di Rakernas PDIP, saya peringatkan. Kalau masih kirim2 SMS ngajak dukung Ganjar, akan saya laporkan kepada Ibu Mega. @ganjarpranowo itu kader PDIP. Apa sudah keluar?" Tulis dia dari Twitter @syahrial_nst yang dikutip populis.id pada Kamis (23/6/2022).

Baca Juga: Anies Kena Colek Nih, Dikritik Habis-habisan Soal Banjir Hingga Polusi Udara Jakarta, "Yang Begini Mau Jadi Presiden? Edan!"

Syahrial mengatakam demikian, setelah Megawati mengeluarkan pernyataan keras untuk seluruh kader yang melakukan manuver politik untuk pencalonan presiden pada Pemilu 2024.

"Kalian, siapa yang berbuat manuver, keluar," tegas Megawati dengan suara tinggi dalam pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II PDIP di Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Selasa (21/6).

Mega menegaskan PDIP tidak menginginkan kader yang suka bermain politik dengan mengedepankan oportunisme.

"Tidak ada di dalam PDIP yang namanya main dua kaki, main tiga kaki, melakukan manuver," ujarnya.

Baca Juga: Megawati: Kalau Mau Mejeng Doang Silakan Keluar, Daripada Saya Pecat-pecati Lho

Dia pun meminta semua kader untuk bersabar menunggu keputusannya dalam menentukan siapa sosok yang akan menjadi capres atau cawapres dalam Pemilu 2024, termasuk partai koalisi yang akan digandeng.

Mega juga mengingatkan kepada seluruh kader bahwa dirinya yang memiliki hak prerogatif untuk menentukan dua pilihan tersebut, sosok capres-cawapres dan keputusan koalisi.

Amanat tersebut menjadi haknya setelah seluruh kader secara mufakat memilihnya sebagai Ketua Umum.

Dia juga meminta seluruh kader PDIP tidak mendahului untuk berkomunikasi terkait urusan koalisi.

"Ingat lho! Lebih baik keluar deh, daripada saya pecat lho kamu, saya pecat-pecati lho," kata Megawati dengan nada keras.

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover