Holywings Bikin Geger Gegara Promo Miras Pakai Nama Muhammad, PA 212-FPI Mendidih: Kurang Ajar, Harus Ditutup!

Holywings Bikin Geger Gegara Promo Miras Pakai Nama Muhammad, PA 212-FPI Mendidih: Kurang Ajar, Harus Ditutup! Kredit Foto: (Instagram @holywingsindonesia/Muhyiddin)

Persaudaraan Alumni 212 (PA 212) memprotes keras tindakan Hollywings yang menggunakan nama "Muhammad" untuk promosi Minuman Keras (Miras). Rencananya, Hollywings akan menggratiskan Miras untuk orang yang bernama Muhammad, namun promo tersebut justru ditentang berbagai pihak.

Petinggi PA 212, Slamet Maarif menyebutkan bahwa tindakan hollywings jelas tak dapat dibenarkan. Menurutnya, nama "Muhammad" tak pantas digunakan untuk promosi bisnis haram seperti Miras. 

Baca Juga: Alamak! Murid Tertua Rizieq Shihab Tetiba Tuding Ahok Biang Kerok Politik Identitas: Dia Itu Selalu Menyinggung Kitab Suci Umat Islam

"Kami mengecam keras karena ini Holywings kurang ajar, cari gara-gara. Segera minta maaf secara terbuka kepada umat Islam. Nama 'Muhammad' tak layak digunakan untuk promosi bisnis haram seperti itu," kata Slamet kepada Populis.id pada Jumat (24/06/2022).

"Dan kepada Pemda harus kasih peringatan keras kepada Hollywings, kalau perlu cabut saja izin operasionalnya," sambung Slamet. 

Selain itu, ia mendesak aparat penegak hukum untuk tidak tinggal diam melihat tindakan Hollywings. Menurutnya, apa yang dilakukan manajemen perusahaan itu sudah meresahkan masyarakat dan melanggar Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag). 

"Aparat juga mesti bertindak, patut diduga ini penodaan agama dan membuat keresahan masyarakat khususnya umat Islam dan melanggar Permendag no 20 tahun 2014 pasal 30 yang berisi tentang larangan mengiklankan minuman beralkohol dalam media apapun," terangnya.

Soal permintaan maaf, ia menegaskan hal itu seharusnya disampaikan lewat media cetak atau online, bukan lewat akun instagram pribadi. 

"Harus lewat media cetak dan elektronik dong. Bahkan Polisi juga bisa menindak karena ini bukan delik aduan, ini UU ITE juga bisa diterapkan," tuturnya.

Baca Juga: Tiba-tiba Dukung Anies di 2024, Yusuf Mansur Malah Kena Omel Temannya Wamen ATR: Urus Saja Kasusmu!

Sementara itu, Ketua FPI Bidang Advokasi Aziz Yanuar menekankan bahwa Hollywings harus ditindak tegas dengan penutupan. Apa yang mereka lakukan, kata Aziz, adalah tindakan kurang ajar.

"Itu jelas penghinaan harus ditindak tegas. Kurang ajar, gubernur harus tegas untuk menutup," pungkasnya.

Selanjutnya
Halaman

Terkait

Terpopuler

Video Pilihan

Populis Discover

Terkini