Holywings Promosi Miras Pakai Nama Muhammad, Orang DPD RI Berontak: Ini Tindakan Rasis dan Penghinaan Terhadap Nabi Muhammad!

Holywings Promosi Miras Pakai Nama Muhammad, Orang DPD RI Berontak: Ini Tindakan Rasis dan Penghinaan Terhadap Nabi Muhammad! Kredit Foto: (Instagram @holywingsindonesia/Muhyiddin)

Anggota DPD RI Ahmad Nawardi, mengutuk keras penggunaan nama Muhammad dalam promosi minuman keras yang dilakukan tempat hiburan Holywings. Teknik marketing yang dipakai tempat hiburan ini dianggap menyinggung dan melecehkan umat Islam, sebab Muhammad adalah nama yang sangat dihormati umat Muslim. 

Menurut Nawardi, tindakan Holywings adalah penghinaan terhadap Nabi Muhammad, umat Muslim, dan syariat Islam yang memang secara tegas melarang dan mengharamkan minuman keras. Holywings dinilai telah menyinggung hal - hal yang berbau rasial. 

Baca Juga: Dongkol Gegara Holywings Pakai Nama Muhammad Buat Promosi Miras, Novel 212 Mau Ngadu ke Pak Polisi: Ini Penistaan Agama!

"Promosi bisnis miras Holywings itu tidak bisa dibenarkan atas dasar apapun. Promosi itu sekaligus menjadi provokasi, utamanya bagi keutuhan Bangsa Indonesia yang notabene masyarakat kita mayoritas umat Muslim. Saya kira, pihak Holywings wajib bertanggungjawab,” terang Nawardi kepada awak media, Jumat (24/06/2022).

"Kita berusaha setiap hari menjaga kebhinekaan melalui rasa tenggang rasa dan toleransi. Tentu ini bukan hal mudah di tengah kenyataan Indonesia sebagai bangsa plural. Holywings ini dengan begitu mudahnya melakukan tindakan rasis-provokatif dengan menyandingkan nama nabi Agung umat Muslim dengan miras," lanjut dia. 

Meski telah meminta maaf dan menghapus unggahan tersebut, Nawardi meminta kasus penghinaan ini ditindak secara yuridis melalui jalur hukum. Nawardi berharap, pihak holywing mendapatkan efek jera sehingga mereka mampu profesional menempatkan posisi bisnis dengan hal sakral agama.

"Meminta maaf kepada umat muslim Indonesia tentu menjadi keharusan setelah tindakan rasis-provokatif mereka. Tetapi sekali lagi, supaya kasus ini tak terus terulang dan menjadi pengajaran untuk semua, saya kira harus diproses secara hukum sesuai dengan ketentuan perundangan yang berlaku, supaya mendapat efek jera," terang Nawardi.

Sebelumnya, umat muslim Indonesia protes atas unggahan Holywings di Instagram Story-nya yang mengandung unsur suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) dalam rangka promosi produknya. 

Baca Juga: Tiba-tiba Dukung Anies di 2024, Yusuf Mansur Malah Kena Omel Temannya Wamen ATR: Urus Saja Kasusmu!

Dalam postingan cerita instagramnya, Holywings sempat menampilkan gambar promosi produk minuman beralkohol dengan menggratiskan satu botol alkohol bagi calon konsumen yang memiliki nama Muhammad dan Maria.

Holywings sendiri mengunggah posting cerita tersebut pada Rabu (22/6) kemarin. Meski begitu, beberapa jam kemudian postingan tersebut telah hilang dari official instagram Holywings.

Terkait

Terpopuler

Video Pilihan

Populis Discover

Terkini