Telak! Ustaz Felix Siauw Bantah Ketidaksengajaan Holywings Bikin Promo Miras untuk Muhammad dan Maria: Ada Dua Unggahan, Jelas Disengaja

Telak! Ustaz Felix Siauw Bantah Ketidaksengajaan Holywings Bikin Promo Miras untuk Muhammad dan Maria: Ada Dua Unggahan, Jelas Disengaja Kredit Foto: Instagram/Felix Siauw

Ustadz Felix Siauw menanggapi terkait promosi yang dilakukan pihak Holywings yaitu minuman beralkohol gratis bagi yang bernama Muhammad dan Maria. Menurutnya, hal ini disengaja dan harus ditindak oleh aparat penegak hukum karena ini sudah menghina agama.

"Terkait kasus Holywings, tidak hanya satu tapi dua promosi yang dilakukan Holywings itu berkaitan dengan nabi Muhammad dan juga Maria dalam promosi minuman keras. Dan bisa kita liat dari diksi dan promosinya setidaknya, kita tahu ini bukan ketidaksengajaan seperti yang dikatakan managemennya dalam permintaan maafnya," katanya dalam Akun Instagram Felix pada Jumat (24/6).

View this post on Instagram

A post shared by Felix Siauw (@felix.siauw)

Dia mengatakan, Holywings sengaja ingin membuat sebuah kontroversi dengan menyandingkan dua hal yang saling berseberangan hingga viral. Misalnya, minuman keras disandingkan dengan tokoh religius yang saat ini tentu saja agama Islam Muhammad kalau Kristen Maria.

"Karena itulah, kita bisa tahu dalam hal ini disengaja untuk melakukan penghinaan, caci maki dan segala macem," ujar dia.

Dia menambahkan, di Indonesia terjadi berulang kali seperti ini karena tidak ada tindakan tegas dari pemerintah dan aparat penegak hukum untuk membuat orang-orang seperti ini jera.

"Jika pemerintah dan aparat penegakan hukum tidak bertindak tegas terhadap perkara kaya gini. Nantinya akan banyak terjadi lagi," kata dia.

Dia mengimbau, setiap umat beragama untuk melaporkan kepada pihak kepolisian jika memang ada aksi yang menghina agama.

Baca Juga: Viral, Holywings Tebar Promo Gratis Minuman Alkohol Bagi yang Punya Nama Muhammad dan Maria, GP Ansor Langsung Turun Tangan!

"Kalian sebagai orang yang beragama lakukan report, block, laporkan dan katakan bahwa ini adalah penghinaan agama, sesuatu hal yang sangat provokatif walaupun sudah minta maaf," kata dia.

Lihat Sumber Artikel di Republika Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Populis dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

Selanjutnya
Halaman

Terkait

Terpopuler

Video Pilihan

Populis Discover

Terkini