Holywings Mohon Ampun Buntut Promo Miras untuk Muhammad, Fahira Idris: Insya Allah Dimaafkan Tapi Tetap Disanksi

Holywings Mohon Ampun Buntut Promo Miras untuk Muhammad, Fahira Idris: Insya Allah Dimaafkan Tapi Tetap Disanksi Kredit Foto: Instagram/Fahira Idris

Kecerobohan dilakukan pengelola restoran dan klab malam Holywings menggunakan nama Muhammad sebagai sarana promosi penjualan minuman beralkohol. Atas kecerobohan itu Holywings dianggap perlu mendapatkan sanksi tegas dari pihak yang berwenang.

Walaupun pihak manajemen Holywings telah meminta maaf dan mengganti iklan promosi tersebut, namun menurut Anggota DPD RI yang juga senator DKI Jakarta Fahira Idris, sanksi ini masih diperlukan agar kejadian serupa tidak lagi terulang.

Dia mengecam promosi miras yang menyematkan nama Muhammad di botol minuman keras (miras) oleh restoran, kelab malam, dan bar bernama Holywings.

Bagi Fahira, permintaan maaf oleh manajemen Holywings dan janji mereka memberikan sanksi yang berat kepada tim promosinya, tidak serta merta menyelesaikan persoalan ini.

Baca Juga: Polisi Terima Laporan Sunan Kalijaga Terhadap Holywings Buntut Promosi Miras Pakai Nama Muhammad dan Maria: Terancam Lima Tahun Penjara

“Terlepas mereka sudah sungguh-sungguh meminta maaf dan Insya Allah dimaafkan, tetapi tetap harus ada konsekuensi dan sanksi karena ini benar-benar sudah meresahkan. Saya menunggu transparansi penyelesaian internal kasus ini dari manajemen Holywings," kata Fahira kepada wartawan, Jumat (24/6/2022).

Baca Juga: Viral, Holywings Tebar Promo Gratis Minuman Alkohol Bagi yang Punya Nama Muhammad dan Maria, GP Ansor Langsung Turun Tangan!

Fahira berharap, pihak manajemen Holywings segera memberi penjelasan kronologis kejadian itu kepada publik. Apa yang menyebabkan iklan promo miras yang meresahkan itu bisa terjadi. Siapa yang bertanggung jawab membuat dan memposting promo tersebut. Dan apa sanksi berat yang diberikan kepada tim promosinya.

Lihat Sumber Artikel di Republika Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Populis dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

Selanjutnya
Halaman

Terkait

Terpopuler

Video Pilihan

Populis Discover

Terkini