GP Ansor Geruduk Holywings Gegara Promosi Miras Pakai Nama Muhammad, Yaqut Terheran-heran: Apa Maksudnya Itu?

GP Ansor Geruduk Holywings Gegara Promosi  Miras Pakai Nama Muhammad, Yaqut Terheran-heran: Apa Maksudnya Itu? Kredit Foto: Viva

Ketua Umum Gerakan Pemuda (GP) Ansor sekaligus Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas tampak kaget dengan aksi anak buahnya yang menggeruduk grai Holywings. Tempat hiburan itu didatangi pasukan Ansor setelah melakukan promosi kontroversial.

Dimana mereka memberikan minuman keras gratis setiap hari Kamis kepada pengunjung yang bernama Muhammad dan Maria. Teknik marketing itu  dianggap sebagai penistaaan agama karena Muhammad identik dengan Islam sedangkan Maria identik dengan Katolik. 

Yaqut mengatakan dirinya segera memanggil GP Ansor Pengurus Wilayah (PW) DKI Jakarta untuk meminta keterangan mereka. Sebab sampai sekarang Yaqut masih belum mengetahui maksud anak buahnya menggeruduk Holywings. 

Baca Juga: Holywings Promosi Miras Pakai Nama Muhammad,Ustaz Felix Siauw: Kalau Tunggu Umat Islam Bereaksi, Nanti Dianggap Radikal

"Saya akan panggil anak-anak (Ansor DKI) nanti, apa maksud konvoinya," kata Yaqut dikutip dari Suara.com Sabtu (25/6/2022). 

Adapun sejumlah anggota GP Ansor mendatangi  Holywings Gunawarman, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (24/6/2022) malam. Ansor kesal dengan cara promosi minuman keras di tempat ini yang membawa - bawa nama Muhammad dan Maria.

Dalam aksi itu, GP Ansor membawa sejumlah tuntutan, yakni  meminta manajemen Holywings meminta maaf secara terbuka yang disiarkan media massa, permintaan maaf yang disampaikan sebelumnya lewat media sosial dirasa tidak cukup. Selain itu mereka juga mendesak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberi sanksi tegas.

Sanksi teguran yang dilayangkan Pemprov DKI Jakarta sebelumnya dianggap tak setimpal, minimal tempat hiburan itu dilarang beroperasi dalam waktu tertentu dengan mencabut izin usahanya. Hukuman keras seperti ini dianggap perlu diterapkan agar kedepan Holywings dan tempat hiburan lain tidak main gila lagi.

Sementara itu Polisi juga sudah menetapkan enam staf Holywings sebagai tersangka terkait promosi minuman beralkohol untuk orang bernama Muhammad dan Maria itu. Mereka dijerat pasal berlapis. 

Baca Juga: "Mewakili Umat Kristiani, Kami Kecewa dengan Holywings, Maria Orang Suci!"

“Ada beberapa pasal. Pasal 14 ayat 1 dan ayat 2 UU RI Nomor 1 Tahun 1946 dan juga Pasal 156 atau pasal 156A KUHP. Pasal 28 ayat 2 UU RI Nomor 19 Tahun 2016, yaitu perubahan atas UU 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE),” kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Budhi Herdi Susianto dalam jumpa pers di kantornya, Jl Wijaya I, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (24/6/2022).

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover