Holywings Ditutup, Begini Pertimbangan 3 Tokoh Berikut!

Holywings Ditutup, Begini Pertimbangan 3 Tokoh Berikut! Kredit Foto: Instagram/@kabarnegri

Beberapa waktu lalu masyarakat Indonesia dihebohkan dengan promo minuman beralkohol dari salah satu gerai club malam di Indonesia yang bernama Holywings. Dalam promosinya, pihak Holywings menyebutkan nama Muhammad dan Maria sebagai penarik promo yang disandingkan langsung dengan miras. Hal ini pun memicu kontroversi dikalangan masyarakat Indonesia.

Banyak yang beranggapan bahwa tidak dibenarkan tempat hiburan malam menggunakan nama Muhammad dan Maria karena kedua nama tersebut dianggap suci atas cerminan dua agama yaitu Islam dan Kristen. Kesalahan dalam promosinya tersebut membuat Holywings terseret kasus SARA dan beruntut dengan adanya surat laporan dicabutnya izin usaha seluruh gerai Holywings yang ada di Jakarta, oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Namun begitu, diantara banyaknya masyarakat yang mendukung tindakan Anies ada sebagian masyarakat dan tokoh yang menyayangkan hal tersebut. Mereka menganggap hal tersebut dapat merugikan para karyawan yang telah bekerja di tempat itu, karena saat ini peluang pekerjaan semakin sulit didapat. Diantara masyarakat yang kontra terhadap penutupan holywings, berikut 3 tokoh Indonesia yang ikut memberikan tanggapan mereka terkait dengan kasus yang ada.

Ustadz Felix 

Pertimbangan pertama datang dari ustadz Felix Siauw yang mana beliau tidak setuju dengan penutupan Holywings. Menurut Ustadz Felix yang seharusnya dilakukan adalah dengan menutup peredaran mirasnya. Pertimbangannya dengan jumlah outlet Holywings yang banyak mencapai 44 outlet bisa menjual minuman lain yang halal yang tentunya juga menguntungkan. 

Baca Juga: Anies Dituding Tutup Holywings Agar Dapat Dukungan di Pilpres, Ahmad Ali: Terlalu Bodoh...

"Saya dari tadi mikirin lho, kenapa nggak ada yang mikir sih, lha Holywings kan banyak, berapa cabang, 44 cabang? Kan bisa jualan air, bisa jualan susu kedelai, bajigur, kan dapat untung juga," kata Felix Siaw.

Dengan ditutupnya Holywings akan sangat berdampak pada ribuan karyawannya. 

Gus Nadir 

Gus Nadir selaku tokoh NU (Nahdatul Ulama) juga ikut bersuara atas kasus penutupan Holywings akibat melakukan promosi membawa 2 nama agama besar. Gus Nadir menilai dengan penutupan Holywings akan menambah jumlah angka pengangguran di Indonesia. 

Gus Nadir pun meluapkan pemikirannya melalui akun media sosial Twitter dengan membuat status "Menambah jumlah penganguran di saat ekonomi baru bergerak setelah covid. Allahuma shalli ‘ala Sayyidina Muhammad wa’ ala ali Sayyidina Muhammad,” tulis Gus Nadir.

"Meminta menghormati LGBT, lantas dianggap setuju dengan mereka. Meminta pikirkan nasib karyawan Holywings, lantas dianggap setuju penghinaan terhadap nabi. Kenapa hal yang berpihak pada sisi kemanusiaan selalu gagal dipahami?,” katanya 

Nikita Mirzani

Tokoh terakhir adalah Nikita Mirzani, yaitu artis dan juga influencer Indonesia ini merupakan salah satu pemegang saham Holywings. Ia menyatakan bahwa ia syok dengan kabar adanya laporan pencabutan izin usaha 12 outlet Holywings yang ada di Jakarta. Ia juga menambahkan jika Holywings memiliki ribuan pegawai yang bekerja untuk mencari nafkah.

“Ya wallahua’lam lah. Tapi lihat juga di belakang Holywings, banyak juga orang kayak cari nafkah buat anak istrinya”, tutur Nikita.

Menurutnya, kasus Holywings merupakan kasus yang mana dapat diperbaiki nantinya. Ia mengibaratkan jika manusia memiliki suatu kesalahan itu adalah hal yang wajar, yang nantinya dapat diperbaiki dan menjadi lebih baik lagi. Namun ia juga enggan untuk berkomentar lebih mengenai kasus yang menimpa Holywings ini. Ia juga tidak ingin terlalu diambil pusing dan hanya bisa menyerahkan kasus ini ke pihak yang berwajib. Selain itu, ia juga mengatakan untuk bertanya langsung ke pihak manajemen karena ia hanya sekedar pemilik saham disana.

Itulah beberapa pendapat dari 3 tokoh Indonesia mengenai pencabutan izin usaha atau penutupan 12 outlet Holywings di DKI Jakarta. Banyaknya pegawai dan mulai membaiknya perekonomian Indonesia menjadi alasan utama mereka tidak sepenuhnya mendukung tindakan tersebut. Hal ini diperjelas dengan pernyataan-pernyataan yang dilontarkan oleh 3 tokoh diatas. Sebelumnya pihak Holywings sendiri telah merilis pernyataan maaf resmi di akun Instagram mereka. Pihaknya pun berjanji akan terus melakukan evaluasi untuk menjadi lebih baik lagi. Mari kita doakan semoga di masa mendatang, hal seperti ini tidak terjadi lagi.

Baca Juga: Pengakuan Menggemparkan Manajemen Holywings Terkait Promosi Miras untuk Muhammad dan Maria: Sengaja, Kecolongan, dan Langsung Dipecat!

Terkait

Terpopuler

Populis Discover

Terkini