Wakilnya Mas Anies Plin-plan, Kemarin Bilang Holywings Boleh Buka Lagi, Eh Mendadak Berubah Pikiran: Sekarang Tidak Bisa Buka Lagi!

Wakilnya Mas Anies Plin-plan, Kemarin Bilang Holywings Boleh Buka Lagi, Eh Mendadak Berubah Pikiran: Sekarang Tidak Bisa Buka Lagi! Kredit Foto: Akurat

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meralat pernyataannya sendiri terkait omongan terdahulunya yang menyebut Pemprov DKI Jakarta masih bisa memberi kesempatan kepada Holywings untuk beroperasi lagi asalkan mereka sudah mengantongi seluruh perizinannya. 

Terbaru Ariza menegaskan, tempat itu benar - benar tak kesempatan untuk beroperasi kembali, izin usahanya sudah dicabut permanen usai ditemukan berbagai pelanggaran yang dilakukan buntut promosi minuman keras (miras) buat pemilik nama Muhammad dan Maria. 

Baca Juga: Holywings Bisa Buka Lagi Asal Bisa Penuhi Persyaratan dari Mas Anies: Asem Kena Prank Lagi Sama Bapak Politik Identitas, Gabener!

"Supaya clear, tidak bisa dibuka lagi kafe Holywings. Holywings sudah dicabut izinnya, tidak bisa dibuka," kata Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat Kamis (30/6/2022).

Politisi Gerindra itu menegaskan berbagai pelanggaran yang dilakukan Holywings tidak bisa ditolerir lagi. Untuk itu Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ogah memberi kesempatan kedua buat pihak pengelola. 

"Itu kan kasusnya berawal dari penistaan agama. prosesnya sudah sampai di Polda, sudah enam tersangka ditahan. Juga ditemukan adanya pelanggaran izin-izin yang belum dipenuhi, diantaranya operasional bar, minuman keras alkohol yang dijual di tempat tapi izinnya belum ada," bebernya. 

Baca Juga: Rubah 22 Nama Jalan di Jakarta, JJ Rizal Soroti Kerugian Sejarah yang Hilang, Jangan Asal Pak Anies!

Riza melanjutkan, tindakan tegas yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta kepada Holywings  menjadi peringatan keras buat tempat hiburan lainnya di Jakarta, berani melanggar memanipulasi maka resikonya nggak main-main. Tempat usaha bisa dibekukan. 

"Kami minta semua kafe agar memenuhi syarat dan izin-izinnya. kami minta seluruh jajaran melakukan evaluasi, monitoring, lebih ketat lagi," ungkap dia.

Selanjutnya
Halaman

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover