Suruh Bayar Bensin Lewat Aplikasi, Sopir Angkot Menjerit Nunggu Kelamaan: Gak Semua Punya Gawai! Repot!

Suruh Bayar Bensin Lewat Aplikasi, Sopir Angkot Menjerit Nunggu Kelamaan: Gak Semua Punya Gawai! Repot! Kredit Foto: Moehamad Dheny Permana

Pemerintah mulai memberlakukan penggunaan aplikasi MyPertamina untuk pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite dan Solar per hari ini, 1 Juli 2022. Kebijakan tersebut diperuntukkan bagi pemilik kendaraan roda empat dengan mesin di bawah 2.000 cc.

Namun kebijakan ini nyatanya tak mendapat respon hangat dari masyarakat. Salah satu sopir angkot jurusan Karet-Roxy, Sobirin, mengaku sangat keberatan dengan kebijakan baru tersebut.

Ia menilai penggunaan aplikasi untuk pembelian bensin justru semakin merepotkan dan membuat proses pembelian semakin lama.

Baca Juga: Beli Pertalite Lewat MyPertamina, Warga Yogyakarta: Piye To? Di Pom Bensin Gak Boleh Make Telpon, Rak Ngeneki Mbingungi To

Saat ditemui di Pom Bensin Pertamina KS Tubun, Sobirin harus sedia menunggu lebih lama akibat pengendara mobil di depannya alami kendala saat ingin melakukan pembelian menggunakan aplikasi MyPertamina.

Karena antrian yang sudah terlalu panjang, pengendara tersebut akhirnya melakukan pembelian secara normal menggunakan uang tunai.

"Susah pak, ini aja tadi panjang (antreannya) gara-gara depan saya pakai aplikasi. Depan saya pakai aplikasi akhirnya bayar gara-gara antreannya panjang," kata Sobirin saat dikonfirmasi Populis.id, Jumat (1/7/2022).

Baca Juga: Pemkot Bandung Sebut Motor Tak Perlu Pakai Aplikasi MyPertamina Beli Pertalite, Tapi...

Sobirin mengatakan, pembelian BBM dengan MyPertamina betul-betul merepotkan pengendara mobil, terutama sopir angkot. Sebab ia meyakini masih banyak sopir angkot yang tidak memiliki handpone hingga saat ini. 

"Kadang-kadang sopir angkot kan ada yang punya hp (gawai) ada yang enggak, kalau gak punya hp kan repot," tuturnya.

Baca Juga: MyPertamina untuk Beli Pertalite, Kalau Tidak Punya Smartphone Gimana?

Seperti halnya yang dialami Sobirin, ia mengaku memiliki gawai yang bukan android, sehingga dalam pembelian BBM di Pom Bensin KS Tubun ia turut membayarnya menggunakan uang tunai.

"Jadi gak usah (pakai aplikasi), mending begini aja, repot sih masalahnya, hp saya bukan android," ungkapnya.

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover