Resmi: Kini Indonesia Memiliki 37 Provinsi!

Resmi: Kini Indonesia Memiliki 37 Provinsi! Kredit Foto: BPMI Setpres/Handout

Sebelumnya, Indonesia hanya memiliki 34 Provinsi namun kini Indonesia memiliki 37 Provinsi dengan penambahan 3 provinsi yaitu Papua Selatan, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan. Kesepakatan berupa 3 provinsi baru Papua ini dilakukan melalui rapat paripurna DPR RI ke-26 masa persidangan V tahun sidang 2021-2022 pada Kamis (30/6/2022).

Ahmad Doli Kurnia selaku Ketua Komisi II DPR RI penambahan Indonesia menjadi 37 Provinsi telah mendapatkan persetujuan dari seluruh anggota dewan yang mengikuti rapat termasuk seluruh fraksi di Komisi II DPR RI, Komite I DPD RI, dan Pemerintah.

Harapannya dengan adanya pemekaran provinsi Papua bisa mempercepat proses pembangunan di Papua serta tidak adanya konflik internal antar sesama. Melansir dari suaracom, tujuan dilakukan pemekaran provinsi Papua adalah untuk meningkatkan beberapa aspek pembangunan di provinsi pulau terbarat Indonesia tersebut. Pemekaran ini pun dilatarbelakangi oleh pasal 93 Peraturan Pemerintah Nomor 106 tahun 2021 tentang Kewenangan dan Kelembagaan Pelaksanaan Otonomi Khusus Provinsi Papua. 

Baca Juga: Puluhan Organisasi Sipil Desak Jokowi Batalkan Pemekaran Provinsi di Papua

Baca Juga: Gubernur Sumatra Barat Ajak Masyarakat Minangkabau yang Merantau di Provinsi Jabar untuk Doakan Putra Sulung Ridwan Kamil

Waktu yang dibutuhkan untuk melakukan pemekaran provinsi Papua hanya sebentar yakni sekitar 2,5 bulan sejak rancangan undang-undang (RUU) mengenai provinsi baru disahkan pada 12 April 2022 tempo lalu. 

Adapun beberapa PR yang harus dilakukan setelah Indonesia memiliki 37 Provinsi yaitu: 

  1. Pengangkatan pejabat sementara gubernur di ketiga provinsi tersebut yaitu provinsi Papua Selatan, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan sampai waktu pemilu 2024 tiba.
  2. Pembentukan perangkat daerah bakal dilakukan paling lambat tiga bulan sejak pelantikan pejabat sementara gubernur.
  3. Perekrutan aparatur sipil negara (ASN) yang rencananya dilakukan paling lambat enam bulan sejak pelantikan pejabat sementara gubernur.
  4. Diharapkan dan diusahakan 80% formasi ASN di ketiga provinsi baru itu diisi oleh orang asli Papua (OAP).
  5. Anggaran yang digunakan tentu akan bersumber dari APBN. 

Selain itu, di bawah ini lebih rinci mengenai provinsi Maluku dan Papua berserta ibu kotanya:

  • Maluku Utara (Ibu Kota Ternate)
  • Maluku (Ibu Kota Ambon)
  • Papua Barat (Ibu Kota Manokwari)
  • Papua (Ibu Kota Jayapura)
  • Papua Tengah (Ibu Kota Timika)
  • Papua Pegunungan (Ibu Kota Wamena)
  • Papua Selatan (Ibu Kota Merauke)

Terkait

Terpopuler

Populis Discover

Terkini