Polemik Fatwa BH Haram Berimbas ke MUI

Polemik Fatwa BH Haram Berimbas ke MUI Kredit Foto: Istimewa

Beberapa waktu lalu, Majelis Ulama Indonesia (MUI) sempat mengeluarkan pernyataan terkait sebuah meme yang menjelaskan fatwa larangan wanita untuk memakai bra atau BH. Meme tersebut diunggah oleh akun Instagram berlandasan Salafi TEMANSHALIH.COM dan tersebar di Twitter pada Senin (4/10/2021). 

Adapun bunyi meme tersebut adalah sebagai berikut, dikutip Kamis (7/10/2021):

"Hukum seorang akhwat (wanita) taaruf tanpa BH adalah boleh. Syaratnya dia mengenakan tata busana yang menutup seluruh tubuh dengan benar, kecuali bagian wajah dan telapak tangan. Akhwat yang berbusana tanpa BH, tidak termasuk ke dalam hadits, "Berpakaian tapi telanjang." Hukum memakai BH dalam Islam, Memakai BH mengakibatkan bentuk payudara menjadi nampak dan membuat para perempuan nampak lebih muda sehingga mereka menjadi sumber fitnah. Wanita muslim tidak boleh memakai BH di hadapan para lelaki yang bukan mahramnya."

Menanggapi hal tersebut, Ketua Bidang Fatwa MUI KH Afifuddin Muhajir tidak sepakat dan mengimbau agar para wanita selalu mengenakan pakaian sebagaimana mestinya.

"Keluar rumah tanpa pakai BH. BH baru dipakai ketika berada di tengah-tengah laki-laki yang bukan mahramnya. Janganlah. Perempuan tanpa BH kurang sempurna. Pesan untuk perempuan muslimah, pakailah busana penutup aurat," ujar Afifuddin tak setuju, dikutip Kamis (7/10/2021).

Baca Juga: Semua Menolak Fatwa Perempuan Dilarang Memakai BH, MUI Turut tak Sepakat

Meskipun hakikatnya MUI tak setuju, terdapat sejumlah pihak yang mengkritik pernyataan tersebut. Kebanyakan mereka menilai bahwa MUI masih saja turut membahas hal yang menurut mereka remeh, dalam hal ini adalah terkait pakaian dalam wanita. Salah satunya adalah pegiat media sosial Eko Kuntadhi. Dengan nada sarkastik, ia menyinggung bagaimana tanggapan MUI terkait celana dalam.

"Kalau soal celana dalam, tanggapannya gimana?" cuit Eko mengomentari pernyataan Ketua MUI yang menyebut Perempuan tanpa BH kurang sempurna, dikutip Rabu (7/10/2021).

Selain itu, akun @NyaiiBubu juga turut berkomentar terkait sigapnya MUI merespon narasi terkait pengharaman pakaian dalam wanita tersebut.

"Gercep banget respon MUI," kata akun tersebut menyindir.

Hal senada juga diutarakan oleh akun @ais_NawangRatri terkati tanggapnya MUI perihal pakaian dalam perempuan.

"hahaha.. langsung tanggap kalo soal daleman prempuan..," tulis akun itu.

Lebih jauh, akun @03__nakula justru menyinggung MUI sebagai lembaga yang kurang kerjaan. Karena pakaian dalam beserta isinya saja masih diurusi.

"MUI kurang kerjaan, sampai kutang dan isinya aja diurusin," tanggap akun tersebut menyinggung pernyataan MUI.

Terlepas dari itu, sebelumnya Ketua MUI Bidang Informasi dan Komunikasi Masduki Baidlowi membantah fatwa yang menyebut BH haram. Ia juga merespons keramaian di Twitter yang menyangkut pautkan permasalahan BH haram ini dengan MUI. Ia bahkan menegaskan bahwa tidak ada larangan mengenakan BH dalam ajaran Islam.

"Persoalannya itu bukan BH, persoalannya memamerkan lekuk tubuh wanita. MUI tidak ada fatwa-fatwa yang seperti itu," kata Masduki pada Selasa (5/10/2021).

Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini