Masih Ingat Pendeta Saifuddin, Yang Minta 300 Ayat Alquran Dihapus? Begini Kelanjutan Kasusnya Kata Irjen Dedi

Masih Ingat Pendeta Saifuddin, Yang Minta 300 Ayat Alquran Dihapus? Begini Kelanjutan Kasusnya Kata Irjen Dedi Kredit Foto: Tangkapan Layar YouTube Saifuddin Ibrahim

Kasus pendeta Saifuddin Ibrahim masih dalam penanganan Bareskrim Polri, ia terjerat kasus penistaan agama. Meski Saifudin sudah berstatus tersangka, tapi ia belum dilakukan penangkapan.

Saifuddin meminta 300 ayat Al-Qur’ran dihapus, ia diduga berada di Amerika Serikat.

Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan FBI untuk melacak keberadaan Saifuddin.

"Belum ada perkembangan. Masih terus komunikasi dengan pihak FBI juga," ujar Dedi saat dikonfirmasi, Kamis (30/6/2022).

Baca Juga: Akan Dipulangkan ke Tanah Air, Polri Beber Kabar Terkini Kasus Pendeta Saifuddin, Siap-siap Tidur di Penjara

Dedi juga sempat mengatakan pihaknya masih mengupayakan pemulangan Saifuddin.

"Masih berproses untuk upaya pemulangan tersangka melalui jalur kerja sama yang dimiliki oleh Polri dengan FBI," katanya.

Dalam kasus ini, Saifuddin diduga melanggar Pasal melanggar Pasal 45A Ayat 1 juncto Pasal 28 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dengan pidana penjara paling lama enam tahun dan denda paling banyak Rp 1 miliar.

Baca Juga: Gak Disangka! Begini Respons Menantu Jokowi Saat Gubernur Edy Minta Tutup Holywings Medan, Bikin Resah Tapi...

Dalam pasal-pasal itu, Saifuddin diduga melakukan tindak pidana ujaran kebencian berdasarkan SARA, pencemaran nama baik, penistaan agama, dan pemberitaan bohong dengan sengaja menerbitkan keonaran di kalangan masyarakat.

Saifuddin diduga menyiarkan suatu berita yang tidak pasti atau kabar yang berlebihan atau yang tidak lengkap melalui YouTube.

Lihat Sumber Artikel di GenPI Artikel ini merupakan kerja sama sindikasi konten antara Populis dengan GenPI.

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover