Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Mohamad Guntur Romli turut mengomentari terkait Lembaga Aksi Cepat Tanggap (ACT) yang kini ramai dibicarakan lantaran diduga ada penyelewengan dana terjadi didalamnya.
Media massa baru-baru ini membeberkan gaji dan fasilitas mewah yang dimiliki para petinggi Lembaga donasi ACT.
Mantan petinggi ACT Ahyudin menjelaskan, ACT merupakan yayasan kelas dunia, maka wajar saja gajinya besar.
Terkait hal tersebut, Guntur Romli memberikan sindiran pedas kepada ACT.
“Agama Cuma Topeng,” cuitan Guntur Romli dalam akun Twitter pribadinya yang dilansir Populis.id pada Selasa (5/7/2022).
Guntur romli mengatakan yang mendonasikan dananya diberikan janji-jani agama, namun yang mengelola hanya memperkaya diri dengan fasilitas mewah.
“Yg nyumbang disodorin janji-janji agama. Yg ngelola memperkaya diri dgn fasilitas duniawi & mewah,” sambungnya.
Baca Juga: Curigai ACT Dukung Terorisme, Habib Husin Alwi: Ini Juga Diendorse...
Diketahui, kini ACT tengah jadi sorotan. Tagar ‘Jangan Percaya ACT’ pun sempat trending.
Sebagai informasi, ACT kini menjadi sorotan masyarakat usai majalah Tempo mengeluarkan laporan dugaan penyelewengan dana umat oleh lembaga ini.
“Kantong Bocor Dana Umat. Lembaga filantropi Aksi Cepat Tanggap limbung karena pelbagai penyelewengan. Pendiri dan pengelolanya ditengarai memakai dana donasi masyarakat untuk kepentingan pribadi,” tertulis dalam judul sampul majalah Tempo tersebut.
Baca Juga: Diduga Terlibat Penyelewengan Dana Sosial, Ini Fakta Mengejutkan Pendiri ACT, Gak Nyangka!
Dibandingkan gaji tertinggi di lembaga filantropi Indonesia, yakni Dompet Dhuafa misalnya sebesar Rp 40 juta.
“Yang lain di bawah Rp 30 juta,” ujar Direktur Komunikasi dan Aliansi Strategis Dompet Dhuafa,Bambang Suherman. Sementara, gaji petinggi di lembaga filantropi lainnya, yaitu Rumah Zakat lebih kecil lagi dibanding ACT dan Dompet Dhuafa.
“Gaji tertinggi di lembaga kami tidak lebih dari Rp 25 juta,” ungkap Direktur Pemasaran Rumah Zakat, Irvan.
Sementara diketahui, terkait nominal upah atau gaji petinggi ACT setiap bulannya, yakni:
Pendiri ACT (Ahyudin) Rp250.000.000,
Senior Vice President Rp 200.000.000,
Vice President Rp80.000.000,
dan Direktur Eksekutif Rp50.000.000.
Kendaraan dinas;
Toyota Alphard, CR-V & Pajero Sport.