Bilang Pattimura Kiai dan Pengasuh Ponpes, Ustadz Adi Hidayat Digas Orang Penting NU : Beriman Tanpa Ilmu ya Tetap Goblok!

Bilang Pattimura Kiai dan Pengasuh Ponpes,  Ustadz Adi Hidayat Digas  Orang Penting NU : Beriman Tanpa Ilmu ya Tetap Goblok! Kredit Foto: YouTube/Adi Hidayat

Pengurus Cabang Istimewa NU (PCINU) Amerika, Akhmad Sahal mengkritik keras  Ustadz Adi Hidayat (UAH) setelah penceramah itu mengklaim pahlawan nasional Pattimura adalah seorang pemeluk Islam, bahkan dia juga disebut - sebut sebagai seorang kiai pengasuh pondok pesantren dengan nama asli  Ahmad Lusi, bukan Thomas Matulessy.

Akhmad Sahal menilai pernyataan Adi Hidayat hanya bikin rusak citra Islam, pernyataan itu dirasa  terlalu mengada -ada dan tak masuk akal.

Baca Juga: Omongan Ustadz Adi Hidayat Sebut Pattimura Islam Bikin Geger, UAS Beberkan Hal Mengejutkan: Dia Telepon Berkali-kali Saya Tidak Angkat!

“Setelah Napoleon, Gajah Mada, Candi Borobudur kini Pattimura pun diklaim beragama Islam. Othak athik gathuk kayak gini justru bikin citra Islam jadi konyol dan malu2in,”  kata Sahal lewat akun Twitter pribadinya, dikutip pada Selasa (5/7/2022)

Sahal dengan tegas mengatakan bahwa boleh saja umat Islam mengedepankan iman, namun masalah ilmu pengetahuan juga tak boleh diabaikan, keduanya mesti berjalan beriringan.

“Obat dari kebodohan itu ilmu. Bukan iman. Beriman tanpa ilmu ya tetap aja goblok!” tegas dia.

Sebagaimana diketahui omongan lawas Ustadz Adi Hidayat yang mengklaim Pattimura adalah adalah seorang pemeluk Islam viral di media sosial. Pernyataan itu ramai disorot sebab sebagaimana diketahui Pattimura adalah adalah seorang Kristen Protestan yang taat. 

Dalam potongan video yang diunggah di akun twitter @Avendi_Prasetyo  Adi Hidayat  menegaskan telah melakukan kajian sejarah mengenai siapa sosok  Pattimura. Nama sebenarnya pahlawan Pattimura ialah Ahmad Lussy.

“Ternyata nama kapiten pattimura itu bukan Thomas tapi Ahmad. Ahmad Lussy,” ujar UAH dalam video yang diunggah oleh akun @Avendi_Prasetyo.

Lebih lanjut jelas UAH bahwa Ahmad Lusi itu adalah seorang pejuang Islam di masa lampau yang merupakan seorang Kiai dan pemimpin pesantren.

“Beliau itu adalah seorang pejuang, beliau itu adalah seorang kiyai, beliau itu adalah seorang pemimpin pesantren, beliau arahkan anak-anak santrinya untuk berjuang menegakkan kebenaran di bumi pertiwi ini, makanya Ahmad, Ahmad Lusi tiba-tiba berubah jadi Thomas”, ujarnya.

Ia kemudian menyebut ada pihak-pihak yang mencoba membelokka sejarah dengan mengubah nama Pattimura menjadi Thomas agar orang tidak ingat bahwa pejuang ini dekat dengan Allah.

Baca Juga: Ngotot Bilang Holywings Nggak Menista Agama, Pendeta Saifuddin Malah Lagi-lagi Singgung Islam: Nabi Muhammad yang Harus Ditangkap Karena….

“Orang ini berasal dari pesantren makanya kemudian dibuang nama-nama itu persis seperti orang barat dulu pernah melakukannya, Ibnu Sina diganti jadi Avicenna, Ibnu Rusyd diganti jadi Averroes dan lain sebagainya”, ungkapnya.

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover