Ibu Guru SDN Pondok Petir, Depok Jawa Barat berinisial RE sukses menyedot perhatian publik jagat maya.
Ibu guru berkerudung itu sedang ketiban apes, dia dinonaktifkan dari pekerjaannya oleh Dinas Pendidikan setempat setelah menghina eks Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab gara - gara kasus penistaan agama di Holywings.
Di tengah ramainya sorotan publik yang tertuju buat RE, pegiat media sosial Denny Siregar melontarkan kritik kepada kelompok yang diduga mempresekusi RE. Dia menyebut mereka adalah orang - orang lemah yang hanya berani kepada seorang wanita.
“Semakin kesini, kadrun2 itu semakin lemah. Sekarang beraninya cuman persekusi seorang wanita..,” kata Denny di akun twitternya @Dennysiregar7 dikutip Populis.id Kamis (7/7/2022).
Cuitan Denny sontak diserbu warganet lainnya. Akun @MarojahanPa*** mengatakan RE juga kini telah menjadi korban Disdik Depok yang menonaktifkan yang bersangkutan tanpa alasan yang jelas.
“Tp bro @Dennysiregar7, ibu itu juga sdh korban @diknasdepok,” tulis netizen di kolom komentar.
“Semoga pemerintah dan Polri dapat menolong korban persekusi tsb,” kata akun @TeddyS***
“Loh..ciri khas mereka kan maen kroyok,” kata akun @abiesZa***
“Kadrun2 itu akan punah bila dananya diblokir,jd ati2 isi/beri kotak amal......spt ACT dll,” tulis akun @toga***
Sementara itu Habib Husin Shihab secara terang - terangan menyindir keras saudara semarganya Habib Rizieq Shihab terkait masalah yang menimpa ER.
Menurut Husin Shihab, Rizieq memang pantas disinggung dan sentil masyarakat lantaran eks Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) memang kerap bikin masalah yang berbuntut pada kegaduhan di tengah masyarakat. Husin Shihab lantas meminta Menteri Pendidikan Nadiem Makarim untuk turun tangan membantu Ibu ER.
"Mas Menteri @nadiemmakarim tolong dibantu ibu Guru ini. HRS pantas disinggung oleh masyarakat, krn memang sering bikin masalah." kata Husin Shihab di akun twitternya @HusinShihab seraya membagikan sebuah foto tangkapan layar berita media online terkait penonaktifan ER sebagaimana dilihat Populis.id Kamis (7/7/2022).