Sederet Ucapan Kontroversial Abu Janda, Dari Singgung Soal Mesjid Al-Aqsa Hingga Edit Video Anies Terkait ACT

Sederet Ucapan Kontroversial Abu Janda, Dari Singgung Soal Mesjid Al-Aqsa Hingga Edit Video Anies Terkait ACT Kredit Foto: Instagram/@permadiaktivis2

Permadi Arya alias Abu Janda terkenal sebagai pegiat media sosial yang cukup kontroversi di Indonesia. Pernyataan yang diunggah di media sosialnya kerap menimbulkan kontroversi dari berbagai kalangan. 

Baru baru ini, Abu Janda kembali menjadi sorotan publik lantaran mengunggah video hoaks tentang Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait Aksi Cepat Tanggap ( ACT ), dalam video tersebut terlihat Anies Baswedan sedang berpidato dan mengatakan "Bahwa ACT menciptakan suatu sistem, dimana mereka yang kekurangan memberikan kepada mereka yang berpunya, mereka yang membutuhkan memberikan kepada mereka yang berlebih. Sistem ini merupakan sebuah pendekatan yang amat menarik. Dan ini adalah salah satu contoh inovasi profit. Tapi Insya Allah this is always for benefit,” kata Anies dalam video pada Instagram Abu Janda, dikutip Rabu. Namun suara dalam video tersebut telah di edit, tidak seperti suara aslinya. 

Baca Juga: Abu Janda Disebut Unggah Video Hoaks Anies Terkait ACT, Tim Anies Bilang Begini

Sebelum cuitan tersebut, Abu Janda juga sering memicu kontroversi lain. Lantas apa saja ucapan kontroversial Abu Janda?

  • Singgung Soal Sejarah Mesjid Al-Aqsa 

Pada 28 Februari 2022 lalu, Abu Janda mengucapkan selamat memperingati Isra Mir'aj melalui akun Instagramnya @permadiaktivis2. Di dalam postingannya itu, dia menyinggung soal tahun pembangunan masjid Al-Aqsa dan peristiwa perjalanan Nabi Muhammad dari Masjidil Haram ke Masjid Al-Aqsa yang termuat dalam surat Al Isra.

"Masjid Aqsa yang dipakai solat itu yang kubah timah abu-abu, yang rampung dibangun pada tahun 715 masehi (yakni baru ada 80 tahun setelah Nabi Muhammad wafat," ujar Abu Janda, dikutip dari instagramnya pada Selasa (1/3/2022).

Kemudian, Abu Janda menyinggung surat Al Isra ayat 1 yang membahas tentang tanda kebesaran Allah SWT yang memperjalankan Nabi Muhammad dari Masjidil Haram (Mekkah) menuju Masjid Al-Aqsa dalam satu malam.

Baca Juga: Komentari Pencabutan Izin PUB ACT, Fadli Zon: Seharusnya Jangan...

"Tapi, dalam Al-Quran surat Al Isra ayat 1 disebutkan bahwa pada Isra Mi'raj, 'Nabi Muhammad melakukan perjalanan dari Masjidil Haram (Mekkah) ke Masjid Aqsa', padahal masjid Aqsa baru ada dibangun setelah Nabi Muhammad wafat," tuturnya.

Abu Janda mempertanyakan perbedaan antara tahun pembangunan masjid Aqsa yang dia ketahui (setelah nabi wafat) dengan surat Al Isra yang menyebutkan Nabi melakukan perjalanan ke Masjid Aqsa.

  • Sebut Islam Agama Yang Arogan 

Melansir dari idntimes, berawal dari Tengku Zulkarnaen yang membahas mengenai arogansi minoritas terhadap mayoritas di Afrika. Yang mana tidak boleh ada arogansi, baik dari golongan mayoritas ke minoritas maupun sebaliknya.

Menanggapi hal itu, Abu Janda membalas cuitan Tengku Zulkarnain. Dia menyebut ada Islam yang arogan karena mengharamkan kearifan lokal di Indonesia.

"Yang arogan di Indonesia itu adalah Islam sebagai agama pendatang dari Arab kepada budaya asli kearifan lokal. Haram-haramkan ritual sedekah laut, sampai kebaya diharamkan dengan alasan aurat," tutur Abu Janda lewat akun @permadiaktivis1. Karena hal ini, Abu Janda sempat dilaporkan ke Polisi. 

  • Sebut UAS Dihinakan Allah 

Saat kasus UAS di deportasi dari Singapore, Abu Janda juga turut membeli pernyataan lewat akun media sosialnya. Di dalamnya tertulis, "Sesungguhnya Allah maha meninggikan derajat manusia, dan maha menghinakan derajat manusia. Gimana rasanya dihinakan Allah? makyos." tulis Abu Janda. 

Abu Janda menilai kasus UAS dideportasi dari Singapura merupakan bukti bahwa Allah SWT merendahkan atau menghinakan Ustadz Abdul Somad. Tentu pernyataan Abu Janda mendapatkan sorotan publik. 

Tentu bukan hanya ini saja, masih banyak ucapan/cuitan Abu Janda lain yang mengundang kontroversi. 

Terkait

Terpopuler

Populis Discover

Terkini