Pemilu Sudah Semakin Dekat, Namun KPU Masih Dibingungkan dengan Masalah Berikut, Kira-kira Masalah Apa Ya? Simak!

Pemilu Sudah Semakin Dekat, Namun KPU Masih Dibingungkan dengan Masalah Berikut, Kira-kira Masalah Apa Ya? Simak! Kredit Foto: Akurat

Jelang pemilu yang sudah disepakati pemerintah dan DPR akan diselenggarakan 14 Februari 2024, segala sesuatu mengenai persiapannya sudah mulai disiapkan sejak 14 Juni lalu.

Namun, yang membingungkan, sampai kemarin, duit untuk penyelenggaraan pesta demokrasi lima tahunan itu, belum juga cair. Kok bisa ya?

Komisioner KPU, Yulianto Sudrajat mengatakan, tahun ini KPU membutuhkan dana Rp 8,06 triliun untuk menunjang kerja KPU Pusat hingga kabupaten/kota. Sementara, dana yang teralokasi pada daftar isian pelaksana anggaran (DIPA) KPU tahun 2022 hanya sebesar Rp 2,4 triliun. Artinya, anggaran KPU untuk memulai tahapan Pemilu di tahun ini masih kurang Rp 5,6 triliun.

Sampai kemarin, KPU belum menerima kekurangan dana tersebut. Memang, sudah ada pertemuan antara Sekjen KPU Bernad Dermawan Sutrisno dengan pihak Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Kamis (7/7). Namun, sampai kemarin, Komisioner KPU belum menerima laporan lagi, apakah dana itu sudah cair atau belum.

"Sepanjang pengetahuan saya, Pak Sekjen belum lapor ada (uangnya), tapi koordinasi eselon I dan II Kesetjenan sudah dilakukan," ungkap Komisioner KPU, Betty Epsilon Idroos, kemarin.

Baca Juga: Megawati Perintahkan Seluruh Kader PDIP Turun ke Rakyat Jelang Pemilu 2024

Betty berharap, Kemenkeu memperjelas anggaran yang dibutuhkan KPU.

"Mudah-mudahan pertemuan intensif antara KPU dan Kemenkeu menemukan jalan keluar," ujarnya, penuh optimis. 

Untuk kegiatan selama ini, KPU menggunakan anggaran operasional yang sudah dialokasikan terlebih dahulu dalam DIPA 2022, sekitar Rp 2,4 triliun. Anggaran ini, digunakan KPU seoptimal mungkin untuk tahapan Pemilu yang harus dilaksanakan tahun ini. Salah satunya, pendaftaran partai politik peserta Pemilu 2024.

“Tahapan gerak KPU yang lebih masif mulai penerimaan berkas partai politik dari 1 sampai 14 Agustus mendatang," sebut Betty.

Lalu, bagaimana tanggapan Kemenkeu? Direktur Jenderal Anggaran Kemenkeu Isa Rachmatarwata memastikan, pihaknya akan mencairkan anggaran Pemilu sesuai waktu yang dibutuhkan. Untuk saat ini, dia mempersilakan KPU menggunakan anggaran yang ada. 

"Di KPU sudah ada sebagian. Kebutuhan sesuai pentahapan," jelas Isa, kemarin.

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) ikut waswas dengan belum cairkan duit Pemilu 2024. Kementerian yang dipimpin Tito Karnavian itu pun mengingatkan agar semua pihak bertanggung jawab menyukseskan Pemilu.

"Dengan adanya pertemuan antara KPU dan Kemenkeu, mudah-mudahan persoalan anggaran dukungan bisa diselesaikan, dan tahapan Pemilu bisa dilaksanakan sebagaimana yang sudah diagendakan," ujar Kepala Pusat Penerangan Kemendagri Benny Irwan, kemarin.

Lihat Sumber Artikel di Rakyat Merdeka Artikel ini merupakan kerja sama sindikasi konten antara Populis dengan Rakyat Merdeka.

Selanjutnya
Halaman

Terkait

Terkini