Ratusan WNI Terjebak di Krisis Politik Srilanka, Minta Kemenlu Jangan Diam Saja: Pastikan Mereka Selamat!

Ratusan WNI Terjebak di Krisis Politik Srilanka, Minta Kemenlu Jangan Diam Saja: Pastikan Mereka Selamat! Kredit Foto: REUTERS/Dinuka Liyanawatte

Anggota Komisi I DPR RI, Cristina Aryani menyebutkan bahwa pihaknya saat ini mendesak Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) melindungi Warga Negara Indonesia (WNI) yang ada di Srilanka. Di mana negara tersebut sedang dilanda krisis keamanan.

"Kami terus berkomunikasi dan mendorong Kemenlu untuk memastikan  langkah-langkah perlindungan WNI yang saat ini ada di Srilanka. Dari catatan KBRI, terdapat 340 WNI di Sri Lanka yang mayoritasnya adalah pekerja migran sektor pariwisata dan sektor konstruksi, serta WNI yang menikah dengan warga negara Srilanka," katanya kepada awak media pada Senin (11/07/2022).

Baca Juga: MS Kaban Ngompor Banget, Sebut Kerusuhan Sri Lanka Bisa Jadi Inspirasi Bagi Indonesia Mengadili Jokowi, Eh Kena Labrak, Auto Mingkem Bos!

Perlindungan WNI, kata dia, sangat penting utamanya untuk memastikan mereka tidak terkena imbas baik fisik (keselamatan pribadi) akibat unjuk rasa maupun krisis karena kehilangan pekerjaan akibat gejolak ekonomi dan politik yang terjadi.

"Keselamatan WNI perlu menjadi prioritas bagi negara, perlu dilakukan konsolidasi menyeluruh untuk memastikan keselamatan mereka," paparnya.

Oleh karena itu, ia mendorong Kemenlu dan Perwakilan untuk mematangkan rencana kontinjensi dalam penanganan situasi di Srilanka, mulai dari distribusi bantuan logistik sampai dengan evakuasi ketika diperlukan.

Di sisi lain, ia mengimbau kepada para WNI di Sri Lanka agar aktif membangun komunikasi dengan KBRI Kolombo untuk memonitor perkembangan. Termasuk mematuhi arahan KBRI seperti menghindari tempat-tempat kerumunan massa, membatasi pergerakan kecuali untuk hal-hal esensial.

"Kami juga mengimbau agar WNI tidak terlibat langsung/tidak langsung dalam aksi demonstrasi di negara tersebut karena bisa mengancam keselamatan," terang Politisi Golkar ini.

Cristina sendiri percaya KBRI Kolombo sanggup mengutamakan keselamatan dan perlindungan WNI kita selama krisis berlangsung. Ia juga mengajak seluruh masyarakat agar situasi krisis Srilanka bisa segera teratasi dan situasi kembali normal. 

Baca Juga: Sambil Elus-elus Jenggot, Pendiri ACT Teriak Lantang: Gini - gini Saya Ini Ustadz, Nggak Korupsi, Saya Hanya Ambil Hak Saya!

Diketahui, krisis ekonomi di Sri Lanka membuat negara tersebut kacau balau. Demonstrasi rakyat Srilanka terus berlangsung, bahkan Istana Presiden di terobos massa dan presiden Gotabaya Rajabaksa sampai melarikan diri ke kapal Angkatan Laut.

Terkait

Terpopuler

Terkini