Ikut Soroti Kasus Penyelewengan Dana Umat oleh Petinggi ACT, Imron Mawardi: Ya, Ada Pelanggaran di Sini, dan Kalau...

Ikut Soroti Kasus Penyelewengan Dana Umat oleh Petinggi ACT, Imron Mawardi: Ya, Ada Pelanggaran di Sini, dan Kalau... Kredit Foto: Istimewa

“Kalau mereka digaji tinggi, bagi saya, sebenarnya, biasa saja. Artinya memang seharusnya pekerja sosial baiknya tidak berbeda dengan pebisnis yang seharusnya juga dikelola oleh profesional. Cuman tampak dalam berita itu terlalu berlebihan,” lanjutnya.

Imron menyampaikan dalam menumbuhkan kepercayaan kembali, kuncinya adalah transparansi keuangan. Dan juga transparansi mencakup program yang ditawarkan lembaga harus jelas dalam hal target, kebutuhan donasi sampai ke penyaluran.

“Siapapun yang mengelola dana publik, maka disebut lembaga publik. Dan itu terikat dengan ketentuan harus transparan, terus akuntabel, serta penggunaannya disesuaikan dengan kaidah-kaidah lembaga publik,” ucapnya.

Imron juga menyampaikan sikap pemerintah yang langsung mencabut izin ACT tersebut, dianggap terlalu dini. Seharusnya ditelusuri terlebih dahulu, melakukan audit dan pembinaan.

“Harusnya ditelusuri dulu, dilakukan audit, kemudian pembinaan. Kan mestinya Kemensos yang memberi izin juga harus melakukan pengawasan. Nah, kenapa kok terjadi gini, padahal sudah sekian tahun,” ucapnya.

“Kalau ada satu yang bermasalah, bukan berarti semua lembaga filantropi itu buruk,” tutupnya.

Tampilkan Semua
Halaman

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover