Anggota Komisi VIII DPR Iskan Qolba Lubis meminta Kementerian Agama (Kemenag) memangkas biaya penyelenggaraan haji tahun depan.
“Saya berharap biaya haji tahun depan bisa ditekan, dengan melakukan nego dari jauh-jauh hari, serta tidak mendadak," kata Iskan dalam keterangan persnya, Rabu (13/7/2022).
Dia menegaskan akan memperjuangkan agar biaya haji tahun depan bisa turun di angka yang jauh berbeda dengan haji tahun ini.
Baca Juga: Jemaah Haji Dilarang Pakai Tali Tambang untuk Ikat Koper, Ini Alasannya
Tak hanya itu, politikus PKS ini pun berharap supaya kuota jemaah haji Indonesia tahun depan dapat bertambah.
“Kemungkinan di tahun depan sesuai dengan yang saya usulkan kepada Menteri Agama, kita memberangkatkan sebanyak 250 ribu jemaah haji Indonesia," ungkap Iskan.
Untuk memenuhi itu semua, menurutnya, Kemenag harus melakukan negosiasi dengan pemerintah Arab Saudi sejak jauh-jauh hari sebelum jadwal pemberangkatan haji.
"Harapan kita semua tahun depan sudah normal semuanya, khususnya terkait untuk kuota jemaah haji Indonesia. Semoga apa yang kita rencanakan, jauh-jauh hari dapat terealisasikan dengan baik," ujarnya.
"Harapan saya, Menteri Agama dapat mendengarkan usulan ini dan dapat direalisasikan untuk Haji 1444 Hijriah,” sambung dia.
Sebelumnya Kementerian Agama telah sukses menyelenggarakan haji tahun 2022, sebanyak 100.051 jemaah haji Indonesia berangkat ke Tanah Suci. Dari 100.051 jemaah haji, terdapat 41 orang meninggal dunia di Arab Saudi.
Baca Juga: Pelaksanaan Haji Tahun Ini Lancar, Menag Yaqut Langsung Tancap Gas Bahas Persiapan Haji Tahun Depan
Sebagai informasi, fase puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) sudah selesai. Jemaah haji Indonesia direncanakan akan pulang ke Tanah Air mulai tanggal 15 Juli 2022.
“Ada enam kloter yang akan pulang ke Tanah Air dari Makkah Al-Mukarramah, masing-masing kloter pertama Embarkasi Solo (SOC 1), Padang (PDG 1), Jakarta – Bekasi (JKS 1), dan Jakarta – Pondok Gede (JKG 1),” ujar Kepala Daerah Kerja Makkah Mukhammad Khanif dalam keterangannya, Rabu (13/7).
"Lainnya adalah kloter kedua Embarkasi Solo (SOC 2) dan Jakarta - Bekasi (JKS 2)," lanjutnya.