Ditanya Kendala Menetapkan Tersangka, Jawaban Polri Bikin Ketar Ketir Ahyudin-Ibnu Khajar, Tinggal Tunggu Waktunya!

Ditanya Kendala Menetapkan Tersangka, Jawaban Polri Bikin Ketar Ketir Ahyudin-Ibnu Khajar, Tinggal Tunggu Waktunya! Kredit Foto: Taufik Idharudin

Dirtipideksus Brigjen Whisnu Hermawan mengatakan bahwa saat ini jajarannya masih memenuhi dua alat bukti sebagai syarat untuk menetapkan Mantan Dewan Pembina Aksi Cepat Tanggap (ACT) dan Presiden ACT Ahyudin.

Ia mengatakan bahwa sejauh ini tidak ada kesulitan dalam hal penetapan tersangka. Whisnu menyebut tinggal menunggu waktunya.

"Untuk menentukan tersangka dibutuhkan dua alat bukti yang sah, kita masih mendalami itu semua. Tidak ada kesulitan tinggal waktunya," katanya kepada awak media, Kamis (09/07/2022).

"Jadi ini belum (penetapan tersangka.red), masih kumpulkan alat-alat bukti supaya bisa terungkap peran daripada pelakunya," sambungnya.

Baca Juga: Kabar Terbaru Dari Wagub DKI Ariza Soal ACT, Jadi Dicabut Izinnya?

Ia menerangkan bahwa terkait kasus ACT ini, penyidik masih mendalami terkait dengan tiga hal. Yang pertama masalah Lion, di mana ada dugaan terkait dengan penggunaan Lion tidak sesuai dengan peruntukannya.

"Kedua, masalah penggunaan uang donasi yang tidak sesuai dengan peruntukannya terkait dengan informasi dari PPATK. Ketiga, ada dugaan menggunakan perusahaan-perusahaan baru sebagai cangkang. Perusahaan cangkang ini didalami karena diduga ada pencucian uang," paparnya. 

Baca Juga: Banyak Bungkam ke Wartawan Saat di Bareskrim, Eh... Ada Suaranya Juga Nih Ibnu Khajar: Saya Capek, Empat Hari Maraton Diperiksa

Pihaknya juga menanggapi  klaim ACT yang mengatakan tidak mungkin penyelewengan karena mereka sudah diaudit dan menghasilkan WTP dari 2005 - 2020. Menurutnya, bukti formal memang menunjukkan hal tersebut, namun ia tetap akan melakukan pendalaman.

"Ya kita dalami dengan bukti formal dan materiil. Bukti formalnya lulus tapi bukti materiilnya betul ngga mengalir ke peruntukannya. Ini kita dalami," pungkasnya.

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover