Duit APBN Dipotek untuk Kereta Cepat, Eh Mas Ibas Jadi Terheran-heran, Katanya..

Duit APBN Dipotek untuk Kereta Cepat, Eh Mas Ibas Jadi Terheran-heran, Katanya.. Kredit Foto: Hafidz Mubarak

Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas mengusulkan agar proyek pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung diaudit.

Pernyataan itu menanggapi pernyataan pemerintah yang kini menyebut proyek tersebut bisa dibiayai APBN. Baca Juga: Perkara AD/ART Partai Demokrat, Pasukan AHY Samakan Yusril dengan Hilter

Ibas menilai, audit pembangunan infrastruktur transportasi yang menghubungkan Jakarta-Bandung itu bertujuan agar pembiayaan investasi proyek tersebut tak makin membengkak.

"Fiskal negara tidak bisa terus menerus terlalu banyak hanya untuk Penanaman Modal Negara (PMN). Harus juga dihitung cost dan benefit-nya bagi BUMN. Semoga tidak semakin dalam. Jangan sampai besar pasak daripada tiang agar dapat dicapai keimbangan fiskal antar generasi," katanya dalam keterangannya, Jakarta, Senin (11/10/2021).

Selain itu, Ibas juga mempertanyakan perencanaan jangka panjang pemerintah dalam pembangunan infrastruktur.Baca Juga: Cemooh Proyek Kereta Cepat Jakarta - Bandung, Demokrat Ungkit Utang Negara yang Semakin Menggunung

Pasalnya, pemerintah sejatinya tidak membutuhkan roadmap pembangunan, tetapi juga roadmap yang berkelanjutan.Dengan demikian, kata Ibas, program pemerintah berjalan berkesinambungan."Saya ingin bertanya apakah pemerintah tidak punya perencanaan jangka panjang seperti Masterplan Percepatan dan Perluasan Pertumbuhan Ekonomi atau MP3EI? Memang berganti nama tapi hingga saat ini masih dipakai. Kita tidak hanya butuh roadmap, tapi kita butuh roadmap yang berkelanjutan agar semua program terlaksana," kata Ibas.

Lihat Sumber Artikel di Akurat Artikel ini merupakan kerja sama sindikasi konten antara Populis dengan Akurat.

Selanjutnya
Halaman

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover