Lakukan Pendalaman Luka di Jenazah Brigadir J, Komnas HAM: Kami Sudah Punya Catatan Sebab Luka!

Lakukan Pendalaman Luka di Jenazah Brigadir J, Komnas HAM: Kami Sudah Punya Catatan Sebab Luka! Kredit Foto: Taufik Idharudin

Komisioner Komnas HAM, Choirul Anam menyebutkan pihaknya terus mendalami luka-luka jenazah Brigadir Novriansyah Josua Hutabarat. Yang didalami oleh Komnas HAM dan ahli misalnya adalah penyebab luka, constrain, waktu, karakter luka dan lain sebagainya. 

Ia mengungkapkan bahwa yang digunakan untuk mengkaji adalah semua bahan yang mereka peroleh, termasuk di dalamnya adalah foto foto dari pihak keluarga. Dalam diskusi dengan ahli pada Kamis kemarin, kata dia, memakan waktu cukup lama.

"Karena memang kita detail melihat luka, ini luka akibat tembakan, luka akibat sayatan, akibat-akibat yang lain itu semua ruang diskusi itu kita buka di proses kemarin," katanya pada Jumat (22/07/2022). 

"Yang juga penting, yang kami diskusikan adalah constrain, waktu, kira-kira luka ini terjadinya kapan. Karena itu penting bagi kami, memiliki catatan soal ruang peristiwa, waktu peristiwa," sambungnya.

Baca Juga: Polisi Ancang-ancang Gelar Autopsi Lagi Jenazah Brigadir J, Masih Nunggu Hal Ini!

Ia menyebutkan bahwa dari berbagai diskusi dengan ahli forensik akhir-akhir ini, Komnas HAM mempunyai berbagai catatan yang nanti disampaikan ke dokter forensik yang melakukan autopsi Jenazah Brigadir J.

"Ini hasilnya apa? Hasilnya catatan-catatan penting yang didapatkan oleh tim kami, dan itu nanti akan kami pakai dan kami gunakan untuk salah satu bahan utama bertemu dengan dengan dokter forensik yang melakukan otopsi terhadap brigadir J ini, yang akan kami lakukan minggu depan," terangnya.

Baca Juga: Sadis! Jari Diremuk dan Kuku Dicabut Saat Masih Hidup, Pengacara Keluarga Brigadir J Sebut Pelaku Dugaan Penyiksaan Psikopat!

Anam menegaskan bahwa jajarannya belum bisa menyimpulkan sebab-sebab dari luka tersebut. Namun demikian, pihaknya mempunyai catatan signifikan tentang luka-luka tersebut.

"Tim telah memiliki catatan-catatan signifikan yang menunjukkan luka ini akibat apa, karakternya apa, constrain waktu itu kapan terjadi. Kita punya catatan lumayan dalam," tegasnya. 

Baca Juga: Ferdy Sambo Makin Terpojok, Kompolnas Bakal Dalami Alasan PCR Saat Dua Polisi Adu Mekanik di Rumah Dinasnya!

"Kalau ditanya kesimpulan apa, kami tidak tau. Kami punya catatan signifikan terhadap luka-luka yang ada di jenazah Brigadir J, tapu nggak bisa disimpulkan sekarang dan tidak boleh juga karena kerja Komnas HAM belum imparsial," pungkasnya.

Baca Juga: Pengungsi Cianjur Copot Label Gereja, Pak Polisi: Tidak Intoleransi, Cuman Stikernya yang Dibuka, Tendanya Tetap Dipakai!

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover