Timsus Bentukan Polri Periksa Saksi, Kasus Dugaan Pembunuhan Berencana Brigadir J yang Dilaporkan Keluarga Naik Penyidikan!

Timsus Bentukan Polri Periksa Saksi, Kasus Dugaan Pembunuhan Berencana Brigadir J yang Dilaporkan Keluarga Naik Penyidikan! Kredit Foto: Taufik Idharudin

Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Dedi Prasetyo mengungkapkan Tim Khusus bentukan Kapolri sudah berada di Jambi untuk memeriksa beberapa saksi terkait kasus Brigadir J. Pemeriksaan ini sebagai tindak lanjut dari laporan dugaan pembunuhan berencana yang dilaporkan Tim Pengacara.

"Hari ini Timsus sudah berada di Jambi untuk memintai keterangan beberapa saksi yang dibutuhkan terkait laporan dari pihak pengacara keluarga korban Brigadir J," katanya kepada awak media pada Jumat (22/07/2022).

Baca Juga: Lakukan Pendalaman Luka di Jenazah Brigadir J, Komnas HAM: Kami Sudah Punya Catatan Sebab Luka!

Ia menyebutkan bahwa dari hasil pemeriksan yang sudah dilaksanakan di Polda Jambi, nanti akan didalami oleh Timsus dan melalui proses gelar perkara yang dilakukan sore hari ini oleh Kabid Sidik Dirpidum.

"Jadi status laporan dari pihak pengacara Brigadir J dari penyelidikan sekarang statusnya sudah dinaikan menjadi penyidikan," tuturnya.

Menurutnya, langkah ini menunjukkan bahwa Timsus bekerja sangat cepat tapi tetap kaidah-kaidah pembuktian secara ilmiah. Ini merupakan standar opersional penyidikan. 

"Jadi semuanya harus dapat dibuktikan secara ilmiah kenapa karena bukti-bukti ini nanti akan diuji di persidangan," paparnya.

Baca Juga: Polisi Ancang-ancang Gelar Autopsi Lagi Jenazah Brigadir J, Masih Nunggu Hal Ini!

Terkait autopsi, kata dia, berdasarkan komunikasi dari Dirpidum dengan pihak pengacara ini kalau bisa secepatnya. Ia menegaskan bahwa semakin cepat langkah proses ekshumasi ini semakin baik.

" Karena kita kalau misalnya dari jenazahnya sudah lama maka tingkat pembusukannya akan semakin lebih rusak. Kalau semakin rusak maka otopsi ulang atau ekshumasi ini juga akan semakin lebih sulit," ucapnya.

"Dan pada prinsipnya sesuai komitmen bapak Kapolri, proses penyidikan kita melibatkan pihak-pihak eksternal, tentunya yang expert di bidangnya agar hasilnya betul-betul transparan, akuntabel, dan yang penting bisa dipertanggungjawabkan dari sisi keilmuan dan juga dari sisi biologis," pungkasnya.

Baca Juga: Demi Jegal Anies, Benarkah Jokowi Mengubah UU Pemilu?

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover