Menggelegar! Politisi PDIP Ngaku Nggak Percaya Brigadir J Melecehkan Istri Ferdy Sambo : Masa Iya Yosua Nafsu Sama Emak-emak!

Menggelegar! Politisi PDIP Ngaku Nggak Percaya Brigadir J Melecehkan Istri Ferdy Sambo : Masa Iya Yosua Nafsu Sama Emak-emak! Kredit Foto: ANTARA/HO-Polda Metro Jaya

Politisi PDI Perjuangan Dewi Tanjung angkat bicara mengenai kasus polisi tembak polisi di rumah Irjen Ferdy Sambo yang menewaskan Brigadir Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Dewi tanjung mengaku sama sekali tak percaya jika peristiwa berdarah itu dipicu oleh aksi pelecehan seksual yang dilakukan Yosua kepada Istri Ferdy Sambo Putri Candrawathi sebagaimana yang digembar gemborkan ketika kasus kematian Brigadir J pertama kali mengemuka. 

Baca Juga: Mulai Dibocorin Tipis-tipis, Ini Orang Sudah Mengaku Sebagai Pembunuh Brigadir J, Nggak Nyangka, Pelakunya Lebih dari Dua Orang!

“Nyai tidak percaya kalau Yosua itu mencemek-cemek istri jenderal. Masa iya sih Yosua nafsu sama emak-emak gitu lho,” kata Dewi Tanjung dalam sebuah video yang ia unggah di akun Youtubenya dikutip Populis.id Sabtu (23/7/2022). 

Dalam video yang berjudul ‘Jujurlah Bu Ferdy, Anda Takut Sama Siapa Sampai Minta Perlindungan LPSK’ itu Dewi Tanjung mengaku kematian Brigadir J  jelas berkaitan dengan masalah - masalah yang jauh lebih besar. Sekali lagi dia menegaskan dirinya sama sama sekali dengan isu pelecehan seksual dan perselingkuhan dalam kasus ini. 

“Sehingga dia (Brigadir J)  harus dihabisi agar tidak bersuara. Jadi bukan masalah perselingkuhan atau pelecehan. Sekali lagi nyai tidak percaya Yosua bersalah dalam kasus pelecehan seksual seperti yang dituduhkan. Yang cerdas deh bikin skenarionya,” imbuhnya.

Baca Juga: Kematian Brigadir J Penuh Kejanggalan, Jenderal Andika Siap Kerahkan Tim Buat Autopsi Ulang

Agar semuanya terang benderang Dewi Tanjung meminta Putri Candrawathi membuka bukti - bukti seperti hasil visum jika dirinya memang dilecehkan oleh Brigadir J. 

“Apa yang dilecehkan bu. Yang dicemek-cemek itu yang mana. Buktikan. Apakah diperkosa? Ada nggak bukti hasil visum diperkosanya. Kan pasti ada visumnya. Seperti pemaksaan-pemaksaan,” tegasnya. 

Selanjutnya
Halaman

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover