KS 212 Terima Aliran Dana Korban Lion Air dari ACT Rp10 Miliar, Husin Shihab: Koperasi Enggak Jelas Dapat Bagian, Perlu Diperiksa Nih!

KS 212 Terima Aliran Dana Korban Lion Air dari ACT Rp10 Miliar, Husin Shihab: Koperasi Enggak Jelas Dapat Bagian, Perlu Diperiksa Nih! Kredit Foto: Instagram/Habib Husin Shihab

Ketua Cyber Indonesia, Husin Alwi Shihab, menanggapi aliran dana Aksi Cepat Tanggap (ACT) dari Boeing milik korban pesawat Lion Air JT-610 ke berbagai pihak, salah satunya Koperasi Syariah 212.

Dugaan adanya aliran dana ke Koperasi Syariah tersebut disampaikan oleh Wadirtipideksus Bareskrim Polri, Kombes Helfi Assegalf, saat jumpa pers di Mabes Polri, Senin (25/7/2022).

Baca Juga: Presiden-Eks Presiden ACT Terancam 20 Tahun Penjara, Abu Janda: Hukuman yang Pas Buat 2 Makhluk Biadab!

Helfi menjelaskan bahwa Rp34 miliar dari total dana Rp138 miliar yang diterima ACT dari Boeing digunakan untuk sesuatu yang tidak sesuai peruntukkannya.

“Digunakan untuk program yang telah dibuat oleh ACT kurang lebih Rp103 miliar dan sisanya Rp34 miliar digunakan tidak sesuai peruntukkannya,” ungkap Helfi.

Ia melanjutkan, “Yang digunakan tidak sesuai peruntukannya adalah pengadaan armada truk, kurang lebih Rp2 miliar, program 'big food bus' Rp2,8 miliar, pembangunan Pesantren Peradaban Tasikmalaya Rp8,7 miliar.”

Tak hanya itu, salah satu peruntukkan yang tidak sesuai adalah untuk Koperasi Syariah 212 sebesar Rp10 miliar.

Helfi menjabarkan, “Untuk koperasi syariah 212 kurang lebih Rp 10 miliar, kemudian untuk dana talangan CV CUN Rp3 miliar, selanjutnya kemudian dana talangan untuk PT MBGS Rp 7,8 miliar sehingga total semuanya Rp 34.573.069.200,00.”

Husin pun menilai tindakan yang dilakukan oleh ACT tersebut tidak manusiawi karena uang itu bukanlah hak mereka.

Baca Juga: Pria Berikut Klaim Sudah Mengantongi Data Tentang Autopsi Awal Jenazah Brigadir J, Siapakah Pria Tersebut? Simak!

“Ini sangat tdk manusiawi. Rp 138 miliar bukan hak nya tapi mrk yg bagi-bagi dana kompensasi korban @lionairgroup tsb,” tulisnya dikutip Populis.id dari cuitan akun @HusinShihab yang diunggah pada Senin (25/7/2022).

Ia merasa heran karena Koperasi Syariah 212 bisa mendapat ‘bagian’ sehingga Husin meminya Polri unruk memeriksa mereka, bahkan menyita asetnya.

Husin menyampaikan, “Koperasi 212 gakjelas pun dapat bagian. Perlu diperiksa juga nih Koperasi 212 @DivHumas_Polri, sita asetnya yg bukan haknya.”

Selain itu, Husin sebelumnya juga sempat menyinggung sejumlah transaksi ACT ke rekening teroris.

“Sudah ada bukti permulaan, yaitu ditemukannya sejumlah transaksi ke rekening teroris. Apa mungkin Polri dapat mengungkap semua jaringan terorisme yg selama ini punya hubungan dengan ACT dan afiliatornya di Indo maupun di luar? Yuk bisa yuk, diungkap @DivHumas_Polri,” terangnya.

Husin menambahkan, “Makin seru kasus ACT ini. Bila betul ada aliran dana masuk ke teroris maka ada dugaan kuat pendiri dan presiden ACT ini menyembunyikan informasi adanya kegiatan terorisme. Maka mrk dapat dijerat dgn pasal Munarman, 13 huruf c UU 5/2018 ttg Pemberantasan Terorisme @DivHumas_Polri.”

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover