Erick Thohir Masuk Bursa Capres PAN, Dradjad: Wajar! Karena Dia Sangat Dikenal

Erick Thohir Masuk Bursa Capres PAN, Dradjad: Wajar! Karena Dia Sangat Dikenal Kredit Foto: Twitter/Erick Thohir

Menteri BUMN Erick Thohir digadang-gadang bakal menjadi sosok yang dipertimbangkan PAN untuk maju pada pertarungan Pilpres tahun 2024.

Wakil Ketua Dewan Kehormatan PAN Dradjad Wibowo mengungkapkan bahwa sosok Erick Thohir sangat dikenal oleh konstituen PAN.

"Nama ET (Erick Thohir) bukan hanya muncul dalam daftar capres/cawapres yang diwacanakan oleh pimpinan wilayah dan daerah PAN. Tapi, ET justru menjadi salah satu nama terpopuler setelah Ketum PAN bang Zul (Zulkifli Hasan),” kata Dradjad dikutip dari Republika.co.id, Rabu (27/7/2022).

Baca Juga: Misteri Kasus Brigadir J, Komnas HAM Panggil Pihak Ini Terkait Pemeriksaan Siber dan Digital Forensik

Semua pimpinan wilayah dan daerah PAN, menurut Dradjad, mengusulkan nama Zulkifli Hasan. Untuk nama Erick Thohir, lanjut dia, belum semuanya, tapi hampir semuanya. Ada beberapa pimpinan wilayah dan daerah yang belum mengusulkan, mungkin karena masih perlu mengenal Erick Thohir lebih jauh.

Ekonom INDEF ini menjelaskan popularitas Erick Thohir di jajaran PAN ini sangat rasional dan wajar. Hal ini karena sebagian besar konstituen PAN adalah pemilih terdidik dengan literasi tinggi. Mereka bisa melihat sendiri kinerja Erick sebagai Menteri BUMN.

Penutupan BUMN zombie, misalnya, banyak diapresiasi oleh konstituen PAN dari segmen profesional perusahaan, akademisi, peneliti, aktivis, jurnalis, dan kelompok terdidik lain.

Baca Juga: Tok... Tok... Ada Dugaan Pelanggaran Zulkifli Hasan, Bawaslu Perlu Periksa Nih

"Kenapa wajar? Ya karena ET memang akrab dengan bang Zul, dan sering bersilaturahmi dengan kader PAN, baik dalam acara PAN di Jakarta maupun di daerah,” ungkap politisi senior ini.

Mengenai siapa yang akan diputuskan PAN, kata Dradjad, nantinya akan berproses. PAN bersilaturahmi dengan semua tokoh potensial. Dan jangan lupa, para ketum parpol Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) adalah tokoh potensial.

"Jadi bang Zul, mas Airlangga (Airlangga Hartarto, Red) dan mas Harso (Soeharso Monoarfa) juga berpotensi dicalonkan,” ungkap Dradjad. Keputusan resminya nanti, lanjutnya, di tangan Rakernas, yang tentunya akan mempertimbangkan konstelasi politik nasional terbaru.

Lihat Sumber Artikel di Republika Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Populis dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

Terkait

Terpopuler

Video Pilihan

Populis Discover

Terkini