Pengacara Nyonya Sambo Dongkol Gegara Brigadir J Dimakamkan Secara Kedinasan: Jelas Dia Meninggal Karena Perbuatan Tercela

Pengacara Nyonya Sambo Dongkol Gegara Brigadir J Dimakamkan Secara Kedinasan: Jelas Dia Meninggal Karena Perbuatan Tercela Kredit Foto: isitimewa

Pengacara Putri Candrawathi Arman Hanis tak terima Brigadir Yosua Hutabarat alias Brigadir J dimakamkan secara kedinasan. Pengacara dari Istri Irjen Ferdy Sambo itu mengatakan Yosua tak layak dimakamkan dengan cara tersebut lantaran yang bersangkutan meninggal dunia karena perbuatan tercela. 

Dimana Yosua disebut melecehkan Putri Candrawathi sehingga tewas ditembak sesama ajudan Ferdy Sambo, Bharada E.  Kekinian isu pelecehan seksual itu disangsikan menyusul berbagai kejanggalan kematian Brigadir J mulai mengemuka belakangan ini.

Baca Juga: Bergidik! Brigadir J Sudah Bocorkan Nama Komplotan yang Menghabisi Dirinya Saat Pamitan dengan Sang Pacar, Ternyata...

“Bahwa jelas dalam perkap (Perkap Nomor 16 Tahun 2014 Tentang Tata Upacara Polri)  tersebut tegas disebutkan meninggal dunia karena perbuatan tercela tidak dimakamkan secara kedinasan,” kata Arman Hanis kepada wartawan Kamis (28/7/2022). 

Adapun Brigadir J dimakamkan secara kedinasan setelah autopsi ulang pada Rabu (27/7/2022) kemarin, itu atas permintaan pihak keluarga yang kemudian dikabulkan Polri.  Sebelumnya Brigadir J dimakamkan tanpa prosesi kedinasan.  

 Arman Hanis mengatakan saat ini perkara dugaan pelecehan seksual yang dilakukan Brigadir J sedang diproses. Perkara itu dilaporkan  Putri Candrawathi ke Polres  Jakarta Selatan sehari setelah Brigadir J tewas tertembak di rumah Dinas Ferdy Sambo di Duren Tiga, Jakarta Selatan. 

“Dalam hal ini terlapor (Brigadir J) diduga melakukan dugaan tindak pidana kekerasan seksual. Sehingga menurut hemat kami termasuk dalam perbuatan tercela,” ujar Arman Hanis.

Baca Juga: Roy Suryo Kembali Digarap Polda Metro Jaya, Polisi Diminta Siapkan Air Rebusan Panci, Kalau Lemas Lagi Dimandiin Supaya Tetap Strong!

Sebelumnya Pengacara keluarga Brigadir J,  Jhonson Panjaitan mengatakan, pihaknya mendapat kepastian untuk pemakaman secara kedinasan dari Polri sekitar pukul 15.00 WIB.

“Berkat dukungan teman-teman masyarakat akhir bisa. Ini sebuah keberhasilan dan menghapus aib sebagaimana yang diumumkan pihak kepolisian sebelumnya,” kata Jhonson.

Selanjutnya
Halaman

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover