Pemerintah Geser Hari Libur Keagamaan, Orang PA 212 Kompak Ngegas: Lambat Laun Syiar Agama Akan Bisa Hilang dari Negeri Ini!

Pemerintah Geser Hari Libur Keagamaan, Orang PA 212 Kompak Ngegas: Lambat Laun Syiar Agama Akan Bisa Hilang dari Negeri Ini! Kredit Foto: Istimewa

Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif melontarkan kritik kepada pemerintah yang menggeser hari libur keagamaan karena alasan Covid-19.

Slamet Maarif tak terima dengan keputusan tersebut, sebab kata dia penularan Covid-19 di sejumlah wilayah Indonesia sudah mulai terkendali.

Baca Juga: Tolak Ide Pembentukan Poros Islam di 2024, Anis Matta: Merusak Bangsa!

Dengan pergeseran hari libur keagamaan itu, Slamet Maarif mengaku sangat khawatir, jangan sampai suatu hari nanti kumandang syair keagamaan juga ikut lenyap di negara ini.

"Lambat laun saya khawatir, syiar agama akan bisa hilang dari negeri yang mayoritas muslim ini," kata Slamet MaarifRabu (13/10/2021).

Baca Juga: Tak Sudi Jabatan Presiden Diperpanjang 3 Periode, PA 212 Ancam Kepung DPR - MPR, Slamet Maarif: Kami Menolak Amandemen UUD 1945

Orang dekat Pentolan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab itu menyayangkan keputusan pemerintah tersebut, menurutnya, keputusan menggeser libur hari besar keagamaan hanya bikin sakit hati masyarakat Indonesia.

"Sangat menyedihkan dan memprihatinkan hati ini. Padahal, sejarah pada suatu peristiwa berharga bagi umat, bahkan diagungkan,"

Terpisah Pentolan PA212 Haikal Hassan juga turut menyoal hal ini. Menurutnya, pergeseran hari libur itu justru memicu kegaduhan di tengah masyarakat, sebab banyak setuju namun tidak sedikit yang tak sepakat hari raya keagamaan itu digeser.

Baca Juga: Nggak Terima Libur Hari Raya Keagamaan Geser, Omongan Babe Haikal Menohok, Minta Ini ke Pemerintah, Lakukan..

"Tapi, masalahnya adalah di dalam sosial media yang sekarang gandrung ke sana menjadi dikotomi lagi. Ini yang setuju, dengan pemerintah. Ini yang menolak," kata Haikal.

Selanjutnya
Halaman

Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini