Polda Metro Jaya Nggak Tahan Roy Suryo, Eh Temannya Malah Ngamuk-ngamuk: Apa Karena yang Dinista Minoritas?

Polda Metro Jaya Nggak Tahan Roy Suryo, Eh Temannya Malah Ngamuk-ngamuk:  Apa Karena yang Dinista Minoritas? Kredit Foto: Achmad Rizki Muazam

Pegiat media sosial Ferdinand Hutahaean mengkritik Polda Metro Jaya terkait penanganan kasus meme stupa Candi Borobudur yang dianggap menista pemeluk Buddha. 

Ferdinand mengatakan lebih  baik Polda Metro Jaya  menutup kasus ini, sebab menurutnya percuma kasus itu dilanjutkan karena terkesan hanya mempermainkan masyarakat minoritas di negara ini. 

Baca Juga: Terkuak Sudah, Ini Alasan Polda Metro Jaya Nggak Tahan Roy Suryo dalam Kasus Meme Stupa Borobudur, Ternyata Oh Ternyata

Sentilan menohok ini disampaikan Ferdinand merespons tindakan Polda yang sampai hari ini tak menangkap dan menahan mantan rekan separtainya di Demokrat Roy Suryo. Dimana Roy sudah ditetapkan menjadi tersangka kasus ini bahkan sudah sudah dua kali diperiksa Polda Metro Jaya sebagai tersangka.  

“Itu lebih baik daripada ada kesan mempermainkan rasa keadilan minoritas,” katanya melalui akun Twitter @FerdinandHutah4 dikutip Populis.id Jumat (28/7/2022). 

Ferdinand mengaku selama ini dirinya baru melihat Polda Metro Jaya yang terkesan melunak pada pelaku penista agama, bisanya kata pelaku penodaan agama langsung dijebloskan ke penjara setelah status mereka menjadi tersangka. 

“Baru kali ini ada kasus penistaan agama tidak ditahan, apa karena yang dinista minoritas?” tukasnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan mengatakan, pihaknya memilih tak menahan pakar telematika itu pada pemeriksaan kedua Kamis (28/7/2022) kemarin lantaran yang bersangkutan selama ini kooperatif. 

Baca Juga: Jakarta Juara Satu Angka Putus Sekolah Tertinggi di Indonesia, Ya Maklum, Gubernurnya Pecatan Menteri Pendidikan!

"Kemudian penyidik menganggap tidak perlu dilakukan penahanan terhadap yg bersangkutan. Jadi kalau istilah hukumnya atas dasar pertimbangan penyidik, penyidik bisa atas perimbangan yang dimilikinya berkeyakinan tidak dilakukan penahanan," kata Zulpan kepada wartawan, Jumat (29/7/2022).

Selanjutnya
Halaman

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover