Rizal Ramli Si "Menteri Pecatan" yang Konsisten Rongrong Jokowi

Rizal Ramli Si "Menteri Pecatan" yang Konsisten Rongrong Jokowi Kredit Foto: Instagram/Rizal Ramli

Mantan Menteri Dr. Rizal Ramli kembali menjadi sorotan karena lagi-lagi melancarkan kritiknya terhadap pemerintah, khususnya Presiden Joko Widodo (Jokowi). Banyak yang menilai bahwa konsistensi Rizal dalam mengkritik Jokowi merupakan bentuk sakit hatinya karena pernah dipecat dari jabatan Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Sumber Daya Indonesia pada 27 Juli 2016.

Adapun yang paling baru, Rizal baru saja merongrong Presiden Jokowi dengan mengatakan dirinya tak becus dan mendesaknya agar mundur lebih cepat dari jabatan Presiden.

"Rakyat udah bosen, you (Jokowi) gak mampu kok, you gak becus! Kasih kesempatan yang lain buat mimpin Indonesia," seru Rizal ketus pada cuitannya, dikutip Rabu (12/10/2021).

Baca Juga: Rizal Ramli Kembali Ngerongrong: Jokowi Mundur, You Gak Becus, 7 Tahun Indonesia Anjlok Kok!

Seperti diketahui, kisah pemecatan Rizal pada masa Kabinet Indonesia Kerja tersebut sudah menjadi rahasia umum di kalangan masyarakat. Pasalnya proses pemecatannya saat itu dapat dikatakan cukup pahit bagi dirinya. Kisah pencopotan Rizal Ramli ini pernah diceritakan langsung oleh Jusuf Kalla (JK) yang menjabat Wakil Presiden RI pada Kabinet tersebut dalam kanal YouTube Karni Ilyas Klub pada November 2020 lalu.

Sebelumnya, banyak yang menuding bahwa pencopotan Rizal Ramli didasari atas hasutan JK kepada Jokowi. Maklum, semua tahu hubungan Rizal dengan JK sejak dahulu memang tidak pernah akur. Namun, menurut penuturan JK, bukan itulah yang menjadi alasan mengapa Rizal Ramli dicopot dari jabatannya sebagai Menteri.

"Di era Pak Jokowi (Kabinet Indonesia Kerja) dia tidak bisa memimpin dan koordinir menteri-menteri di bawahnya. Tidak bisa koordinasi, akhirnya di-reshuffle setelah 10 bulan menjabat," ungkap JK kepada Karni Ilyas, dikutip Rabu (13/10/2021).

Baca Juga: Omongan Ferdinand Nyelekit Bos! Kenapa Rizal Ramli Dipecat? Ya Karena Nggak Becus Kerja

JK juga mengisahkan bagaimana ia secara langsung menyaksikan detik-detik saat Rizal akan dipecat oleh Jokowi.

"Waktu itu dia (Rizal Ramli) dipanggil, saya sedang bersama Pak Jokowi. Dijelaskan bahwa untuk kebaikan kabinet, maka dia diganti," ujar JK.

Adapun JK membeberkan bahwa saat itu nyatanya Rizal Ramli tidak terima dipecat begitu saja dari kedudukannya. Ramli saat itu disebut sampai menolak dan mempertanyakan alasan Jokowi mencopot dirinya. Padahal, pencopotan jabatan menteri merupakan hak prerogatif presiden.

"Dia (Rizal Ramli) tanya, "apa salah saya?" banyak omongnya. Saya dengar saja, itu kan maunya Pak Jokowi," kata JK.

JK kemudian mengisahkan pada akhirnya Jokowi memutuskan untuk 'menjahili' Rizal Ramli karena dinilai terlalu banyak omong dan membuang waktunya. Presiden Jokowi pun, menurut JK, selanjutnya meminta Rizal untuk menunggu di ruangan Istana apabila ingin mendengarkan penjelasan Presiden memecatnya. Karena Rizal bersikeras untuk meminta penjelasan Presiden, Rizal pun bersedia menunggu.

Sementara Rizal menunggu, Presiden melanjutkan pekerjaannya yang lain terkait dan baru selesai sekitar pukul 10 malam. Adapun tujuan Presiden meminta Rizal menunggu adalah agar dirinya dibuat bosan sehingga pulang dengan sendirinya. Namun kenyataannya, Rizal masih setia menunggu hingga Presiden menuntaskan pekerjaannya.

Bingung bagaimana lagi cara membuat Rizal kapok, JK mengisahkan bahwa Jokowi akhirnya mengajaknya untuk bersekongkol dengan ajudan istana untuk mengerjai Rizal.

Baca Juga: Minta Jokowi Mundur Lebih Cepat, Ruhut Sentil Rizal Ramli: Kerjanya Nyinyir dan Ngebacot Terus!

"Pak Jokowi tanya ke ajudan apakah Rizal masih ada. Kata ajudan, masih ada. Lalu, Pak Jokowi bilang ke ajudan untuk diam-diam saja karena kami (Jokowi dan JK) mau pulang. Jadi, kami pulang diam-diam, tinggalkan Rizal Ramli di kamar lain itu," kenang JK. 

Ia sendiri mengaku sebenarnya merasa kasihan kepada Rizal yang sudah setia menunggu hingga malam berharap penjelasan dari presiden, namun akhirnya ditinggalkan begitu saja dengan harapan palsu.

"Saya kasihan sampai sekarang," tutur JK.

Namun bagaimana lagi, menurut JK Rizal Ramli memang tidak bisa memimpin dan bekerja sama sebagai tim. Sifatnya tersebut yang membuatnya kerap diberhentikan dari menteri.

"Jadi Rizal ini mungkin pintar, tapi tidak bisa pimpin orang. Zaman Gus Dur hanya sepuluh bulan jadi menteri, hanya dua bulan jadi Menteri Keuangan, Menkonya pernah, zaman Jokowi pertama hanya sepuluh bulan, gak bisa, (Rizal) gak bisa pimpin orang. Ngomong banyak tapi tidak bisa pimpin orang, jadi orang semua lawan (Rizal) gitu kan," terang JK.

Sebelum menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Sumber Daya dalam kabinet pemerintahan periode pertama Jokowi, Rizal juga sempat menempati jabatan yang sama pada periode awal pemerintahan mendiang Presiden Gus Dur, sempat pula di masa pemerintahan yang sama dipindahkan menjadi Menteri Keuangan, namun hanya bertahan sekitar sebulan. 

Banyak yang menilai tren pemecatan Rizal ini menjadi salah satu faktor mengapa dirinya sangat konsisten mengkritik Presiden Jokowi. Rizal bahkan sampai sering diejek dengan julukan "menteri pecatan" oleh banyak pihak lantaran tak pernah awet dalam memegang jabatan yang diamanatkan kepadanya.

Baca Juga: Buzzer Kurang Wawasan, Catat Omongan Rizal Ramli: SBY Dipecat Mega, JK Dipecat Gus Dur!

Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini