Vaksin Booster Dosis Kedua Sudah Mulai Diberikan oleh Pemerintah, Berikut 5 Fakta Pemberian Vaksin Tersebut, Simak!

Vaksin Booster Dosis Kedua Sudah Mulai Diberikan oleh Pemerintah, Berikut 5 Fakta Pemberian Vaksin Tersebut, Simak! Kredit Foto: Antara/Ari Bowo Sucipto

Fungsi booster kedua

Direktur Centers of Disease Control and Prevention (CDC), Dr Rochelle Walensky mengungkap bahwa booster kedua ini berfungsi untuk meningkatkan imunitas tubuh. Hal ini agar gejala penyakit Covid-19 yang diderita si penerima vaksin bisa berkurang dari gejala berat hingga tidak memiliki gejala.

Ia juga mengungkap bahwa fungsi vaksin pertama, kedua hingga booster kemungkinan dapat berkurang seiring dengan berjalannya waktu. Karena itu, pemerintah dirasa perlu untuk meningkatkan kekebalan tubuh lewat vaksinĀ dosis keempat.

Cegah gelombang baru Covid-19

Percepatan pemberian dosis keempat atau booster kedua ini juga dilakukan pemerintah demi mencegah tingginya kasus pada gelombang baru Covid-19. Khususnya varian omicron BA.4 dan BA.5 yang kini marak ditemukan pada pasien-pasien rumah sakit.

Waktu pemberian vaksin booster kedua

Pemberian vaksin booster kedua ini juga memiliki aturan yang ketat. Para calon penerima vaksin booster kedua hanya bisa menerima injeksi apabila telah melakukan vaksin booster pertama dalam jarak 6 bulan. Hal ini dilakukan demi menjaga imunitas tubuh.

Tenaga kesehatan jadi prioritas

Untuk program pemberian vaksin booster kedua di awal ini, pemerintah memfokuskan pada tenaga kesehatan (nakes) yang memiliki risiko penularan virus yang tinggi karena berhadapan langsung dengan para pasien.

Hal ini juga mencegah penularan virus secara masif di lingkup rumah sakit, klinik, puskesmas, atau unit kesehatan lainnya. Harapannya, prioritas vaksin kepada nakes ini dapat berjalan dengan optimal.

Baca Juga: Putri Candrawathi Mengamuk Sejadi-jadinya ke Ferdy Sambo: Dari Awal Saya Sudah Tidak Mau, Kenapa Kamu Melibatkan Saya dalam Skenario Ini?

Lihat Sumber Artikel di Suara.com Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Populis dengan Suara.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Suara.com.

Tampilkan Semua
Halaman

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover