Akhirnya Kena Juga, Bos Koperasi 212 Digarap Polisi Setelah Kecipratan Duit Haram dari ACT, Eng-Ing-Eng!

Akhirnya Kena Juga, Bos Koperasi 212 Digarap Polisi Setelah Kecipratan Duit Haram dari ACT, Eng-Ing-Eng! Kredit Foto: Istimewa

Penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus akhirnya memanggil dan memeriksa Ketua Koperasi Syariah 212 Muhammad Syafei (MS). Bos koperasi itu ikut diperiksa setelah lembaganya ketahuan ikut menerima Rp10 miliar dari Aksi Cepat Tanggap (ACT). Duit itu ditila ACT dari bantuan Boeing buat korban kecelakaan Lion Air. 

Kabag Penum Divhumas Polri Kombes Nurul Azizah mengatakan Muhammad Syafei sudah digarap pihaknya pada Senin (1/8/2022) kemarin. 

Baca Juga: Polisi Mencla-Mencle Usut Kematian Brigadir J, Pensiunan Jenderal Bintang Tiga Geleng-geleng: Jangankan Masyarakat, Saya Aja Bingung!

"Penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang menerima aliran dana Boeing dari ACT yang tidak sesuai dengan peruntukannya di antaranya Ketua Koperasi Syariah 212 atas nama MS," kata Nurul Azizah dalam konferensi persnya, Selasa (2/8/2022).

Sebelumnya, Wakil Direktur Tindak Pidana Khusus Bareskrim Polri Kombes Pol Herfi Assegaf mengatakan lembaga filantropis Aksi Cepat Tanggap (ACT) telah menyelewengkan dana Rp138 miliar dari pihak Boeing. 

"Total dana yang diterima oleh ACT dari Boeing kurang lebih Rp138 miliar kemudian digunakan untuk program yang telah dibuat oleh ACT kurang lebih Rp 103 miliar. Sisanya Rp34 miliar digunakan tidak sesuai peruntukannya," kata Helfi dalam jumpa pers di Gedung Humas Polri, Jakarta Selatan, Senin (25/7/2022).

"Apa saja yang digunakan tidak sesuai peruntukannya, di antaranya adalah pengadaan armada truk kurang lebih Rp2 miliar, kemudian untuk program big food bus Rp 2,8 miliar, kemudian pembangunan Pesantren Peradaban Tasikmalaya Rp8,7 miliar," katanya.

Baca Juga: Dugaan Pembunuhan Berencana Terhadap Brigadir J Naik ke Penyidikan Tapi Nggak Ada Tersangka, Keseriusan Pak Kapolri Dipertanyakan Tuh

"Selanjutnya untuk koperasi syariah 212 kurang lebih Rp10 miliar, untuk dana talangan CV CUN 3 miliar, selanjutnya dana talangan PT MBGS kurang lebih 7,8 miliar, sehingga total semua Rp 34.573.069.200 (miliar)," sambungnya.

Lihat Sumber Artikel di Akurat Artikel ini merupakan kerja sama sindikasi konten antara Populis dengan Akurat.

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover