Aplikasi Judi Online Diduga Lolos PSE, Kominfo Kena Semprot FPI : Regulator Kita Bodoh, Gak Paham yang Dikerjakan!

Aplikasi Judi Online Diduga Lolos PSE, Kominfo Kena Semprot FPI : Regulator Kita Bodoh, Gak Paham yang Dikerjakan! Kredit Foto: Dok. PojokBogor

Ketua Bidang Advokasi DPP Front Persaudaraan Islam (FPI) Aziz Yanuar Mengkritik habis-habisan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

Kritikan Aziz dilontarkan setelah Kominfo diduga meloloskan pendaftaran

aplikasi judi online yang turut mendaftar sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE). 

Aziz menilai orang-orang yang bekerja di bawah pimpinan Johnny G Plate itu sama sekali tidak mengerti mengenai apa yang mereka kerjakan. Sebab keberadaan aplikasi judi jelas-jelas bertentangan dengan berbagai aturan hukum yang ada.

Baca Juga: Polisi Mencla-Mencle Usut Kematian Brigadir J, Pensiunan Jenderal Bintang Tiga Geleng-geleng: Jangankan Masyarakat, Saya Aja Bingung!

"Saya gak habis pikir orang orang di Kominfo itu, paham dan mengerti gak sih apa yang dikerjakan. Judi ini sangat merusak dan jelas bertentangan dengan berbagai ketentuan hukum di Indonesia sampai UUD 1945  bahkan. Jadi bagaimana bisa ini diloloskan?," kata Aziz saat dikonfirmasi Populis.id, Selasa (2/8/2022).

Aziz menilai bahwa lembaga Kominfo saat ini diisi oleh orang-orang yang memang tidak pandai di bidangnya. Ia mencurigai ada indikasi korupsi di dalam lembaga tersebut sehingga berbagai aplikasi yang diduga permainan judi online itu bisa diloloskan saat mendaftar PSE.

"Ini kan cuma dua dugaan indikasinya, entah regulator kita bodoh atau pura pura bodoh karena ada korup di dalamnya. Parah memang institusi kita ini," tukasnya.

Baca Juga: Dugaan Pembunuhan Berencana Terhadap Brigadir J Naik ke Penyidikan Tapi Nggak Ada Tersangka, Keseriusan Pak Kapolri Dipertanyakan Tuh

Sebelumnya, Ditjen Aplikasi dan Informatika Kementerian Kominfo, Semuel Abrijani Pangerapan menepis jika aplikasi yang mendaftar PSE adalah aplikasi untuk judi online. Menurutnya, aplikasi yang dimaksud oleh khalayak adalah aplikasi permainan biasa.

"Kami sudah melakukan verifikasi dan seleksi bahwa yang terdaftar itu bukan judi online tapi hanya permainan kartu, gara-gara ini juga saya download, saya cek sendiri," ujar Samuel dalam konferensi pers virtual, Minggu (31/7/2022).

Selanjutnya
Halaman

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover