Ini Dia! Jenis Vaksin Booster Kedua untuk Masyarakat

Ini Dia! Jenis Vaksin Booster Kedua untuk Masyarakat Kredit Foto: Antara/Fikri Yusuf

Pemerintah Indonesia secara resmi menggelar kembali vaksinasi Covid-19, yaitu vaksin booster kedua atau dosis keempat. Tahap pertama telah dilakukan yang diprioritaskan kepada tenaga kesehatan (nakes) pada Jumat (29/7/2022). Dikarenakan nakes merupakan garda terdepan dalam pelayanan kesehatan, khususnya selama pandemi dan paling rentan terhadap penularan Covid-19.

Tujuan pemberian dosis booster kedua ini dikarenakan imunitas vaksin ketiga sudah menurun dalam waktu 6 bulan terakhir. untuk memberikan perlindungan ekstra dari Covid-19 bagi para penerimanya.

Baca Juga: Apa Alasan Vaksinasi Booster Kedua Diperlukan di Indonesia?

Lantas, jenis vaksin apa saja yang digunakan untuk vaksin booster kedua atau dosis keempat ini?

Jenis Vaksin Booster Kedua

Adapun jenis vaksin booster kedua yang telah mendapatkan Persetujuan Pengguna dalam Kondisi Darurat Emergency Use Authorization (EUA) dari BPOM di antaranya:

1. Vaksin Primer Sinovac

Booster: separuh dosis AstraZeneca, separuh dosis Pfizer, dosis penuh Moderna, dosis penuh Sinopharm, dosis penuh Sinovac, atau dosis penuh Zifivax.

2. Vaksin Primer AstraZeneca

Booster: separuh dosis Moderna, dosis penuh Astra Zeneca, atau dosis penuh Pfizer.

3. Vaksin Primer Pfizer

Booster: dosis penuh Pfizer, separuh dosis Moderna, atau dosis penuh Astra Zeneca.

4. Vaksin Primer Moderna

Booster: separuh dosis Moderna.

5. Vaksin Primer Janssen (J&J)

Booster: separuh dosis Moderna.

6. Vaksin Primer Sinopharm

Booster: dosis penuh Sinopharm atau dosis penuh Zifivax.

Baca Juga: Vaksin Booster Dosis Kedua Sudah Mulai Diberikan oleh Pemerintah, Berikut 5 Fakta Pemberian Vaksin Tersebut, Simak!

Vaksinasi booster kedua ini dapat dilakukan setelah mendapatkan vaksin booster pertama enam bulan sebelumnya.

Demikian jenis-jenis vaksin booster kedua yang disediakan oleh Pemerintah Indonesia. Diharapkan dengan adanya vaksinasi booster kedua ini dapat meningkatkan kekebalan tubuh dan meminimalisasi terserangnya virus Covid-19.

Terkait

Terpopuler

Populis Discover

Terkini