3 Alasan Anies Ubah Nama RSUD Menjadi Rumah Sehat Untuk Jakarta

3 Alasan Anies Ubah Nama RSUD Menjadi Rumah Sehat Untuk Jakarta Kredit Foto: Moehamad Dheny Permana

Anies Baswedan baru-baru ini mengganti nama RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) menjadi "Rumah Sehat Untuk Jakarta". Anies bersama Pemprov DKI akan mengganti bersama di enam wilayah kota dan kabupaten di Jakarta. Kira-kira apa ya alasan Anies Baswedan mengganti nama tersebut? 

Rencana perubahan nama sebenernya sudah direncanakan sejak tahun 2019, namun baru bisa terealisasikan baru-baru ini saat pandemi covid-19 mulai melonggar. RSUD Cengkareng menjadi rumah sakit yang pertama untuk pencanangan penjenamaan RSUD menjadi Rumah Sehat Untuk Jakarta.

Nantinya kedepan tidak akan ada lagi RSUD melainkan sudah menggunakan nama Rumah Sehat Untuk Jakarta. Adapun tujuan Anies melakukan perubahan nama ini adalah supaya rumah sakit bukan lagi sebagai tempat orang sakit tetapi juga sebagai tempat untuk mendapatkan hidup yang lebih sehat. 

Baca Juga: Sabar Guys... Jangan Ribut, Ini Lho Tujuan Anies Baswedan Ganti Nama Rumah Sakit Jadi Rumah Sehat, Dengerin Dulu!

Adapun beberapa alasan lain perubahan nama RSUD menjadi Rumah Sehat Untuk Jakarta:

  1. Berorientasi pada hidup yang lebih sehat
  2. Ingin rumah sehat untuk jakarta ini memiliki peran dari segi promotif dan aspek preventif
  3. Supaya warganya makin jauh lebih sehat dan mementingkan kesehatan seperti melakukan medical check up hingga persoalan gizi

Harapannya dengan perubahan nama menjadi Rumah Sehat Untuk Jakarta, masyarakat dapat menjalani hidup yang lebih sehat. Rumah Sehat Untuk Jakarta dapat menjadi orientasi hidup sehat warga DKI Jakarta menurut Mantan Mendikbud. 

Baca Juga: Gubernur DKI Jakarta Ganti Nama RSUD Milik Pemprov Jadi Rumah Sehat, Lalu Apa Tujuannya?

"Jadi datang ke rumah sehat untuk menjadi sehat dan lebih sehat dari mulai melakukan medical check up sampai persoalan gizi dan lain-lain. Konsultasi, jadi rumah sehat ini dirancang untuk benar-benar membuat kita berorientasi pada hidup yang sehat, bukan sekadar berorientasi untuk sembuh dari sakit," kata Mantan Mendikbud. 

Selain mengubah nama, Anies juga mengubah 31 logo RSUD. Nantinya logo Rumah Sehat Untuk Jakarta akan sama setiap di Jakarta. Pun untuk menyeragamin simbol RS. Soal perubahan istilah RSUD menjadi Rumah Sehat juga termaktub dalam Kepgub 562 Tahun 2022. Kepgub Anies itu diteken 16 Juni 2022.


"Rumah Sehat untuk Jakarta merupakan sebuah penjenamaan di Provinsi DKI Jakarta yang sebelumnya 31 RSUD memiliki logo yang berbeda-beda, menjadi satu logo yang sama. Logo penjenamaan ini terinspirasi dari kelopak bunga melati gambir yang merupakan satu bunga khas di DKI Jakarta, dan tidak hanya indah, tetapi juga memiliki manfaat kesehatan sebagai obat," kata Widyastuti kepada wartawan, Rabu (3/8/2022).

Populis Discover

Terkait

Terpopuler

Video Pilihan

Terkini