Bharada E Sudah Jadi Tersangka, Tapi Apa Benar Almarhum J Lecehkan dan Todong Pistol Ke Si Emak? Pak Polisi Mohon Dijawab!

Bharada E Sudah  Jadi Tersangka, Tapi Apa Benar Almarhum J Lecehkan dan Todong Pistol Ke Si Emak? Pak Polisi Mohon Dijawab! Kredit Foto: Istimewa

Politisi Partai Ummat, Mustofa Nahra Wardaya melontarkan pernyataan menohok setelah Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E ditetapkan menjadi tersangka kasus pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat alias Brigadir J. 

Mustofa menegaskan, status tersangka Bharada E sebetulnya tak terlampau penting bagi publik sebab kasus ini masih menyimpan berbagai kejanggalan yang terus mengemuka belakangan ini.

Baca Juga: Hasil Polling, Mayoritas Masyarakat Nggak Yakin Bharada E Jadi Pelaku Tunggal Pembunuhan Brigadir J

Yang ditunggu-tunggu masyarakat dari kasus ini adalah pernyataan polisi soal benar tidaknya kasus pelecehan seksual yang dilakukan Brigadir J kepada istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.

Kasus pelecehan seksual ini menjadi pemicu aksi tembak menembak ajudan Ferdy Sambo yang menewaskan Brigadir J.  

“Saya sih, EGP (Emang Gue Pikirin) soal Bharada. Yang perlu diklarifikasi, apakah betul almarhum J melakukan pelecehan seksual dengan menodong pistol ke si Emak?” kata Mustofa di akun twitternya Kamis (4/8/2022). 

Menurut Mustofa, penjelasan pihak kepolisian terkait aksi pelecehan seksual itu jelas sangat penting, jangan sampai ini justru menjadi fitnah kepada mendiang Brigadir J.  

“Karena orang yang sudah meninggal tidaklah elok jika kena fitnah. Maka perlu dijelaskan duduk persoalannya. Apakah misteri ini dah terjawab?”, kata Mustofa Nahra.

Sekedar info, Bareskrim Polri menetapkan Bharada E menjadi tersangka pembunuhan Brigadir J. Bharada E dijerat dengan  pasal pembunuhan dan ikut serta dengan pasal 338 juncto Pasal 55 dan/atau 56 KUHP.

Baca Juga: Bharada E Hanya Disuruh Jadi Eksekutor, Pakar Hukum Terang-terangan Sebut 3 Pelaku yang Otaki Pembunuhan Brigadir J, Ternyata….

“Penyidik sudah melakukan gelar perkara dan pemeriksaan saksi juga sudah kita anggap cukup untuk menetapkan Bharada E sebagai tersangka dengan persangkaan pasal 338 juncto Pasal 55 dan/atau KUHP”, kata Dirpidum Bareskrim Polri, Brigjen Andi Rian. 

Penetapan Bharada E sebagai tersangka dilakukan setelah Timsus Bareskrim Polri melakukan penyelidikan dan penyidikan. Sejauh ini, Polri telah memeriksa 42 saksi. Sejumlah barang bukti pun telah disita oleh Polri, mulai dari CCTV hingga alat komunikasi.

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover