Lembaga survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), mengungkap temuannya soal pandangan warga desa dan kota terhadap perilaku lesbi, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) di Indonesia.
Hasil survei itu diunggah melalui kanal Youtube SMRC TV yang berjudul “Siapa Tidak Memanusiakan LGBT dan Yahudi?” pada Kamis, (4/8/2022).
Menurut Saiful, dalam aspek gender, tidak ada perbedaan signifikan antara sikap laki-laki dan perempuan terhadap LGBT namun yang berbeda adalah sikap pada Yahudi berdasarkan gender.
"63 persen laki-laki setuju Yahudi wajib dihargai sebagai manusia, sementara 57 perempuan memiliki pandangan serupa," tulis Saiful melalui siaran persnya, Kamis, (4/8/2022).
Pandangan penduduk desa dan kota hampir sama menyikapi LGBT, 45 dan 44 persen setuju LGBT wajib dihargai sebagai manusia. Sedangkan untuk Yahudi, ada 65 persen warga perdesaan dan 55 persen warga perkotaan menilai Yahudi wajib dihargai sebagai manusia.
Saiful menilai perbedaan sikap antara warga desa dan kota tentang Yahudi kemungkinan karena informasi mengenai Yahudi lebih banyak diakses oleh penduduk kota.