Video Oknum Aparat Banting Mahasiswa Dapat Sorotan KontraS: Tak Masuk Akal!

Video Oknum Aparat Banting Mahasiswa Dapat Sorotan KontraS: Tak Masuk Akal! Kredit Foto: screencapture

Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) menanggapi aksi arogan oknum polisi yang bertindak kasar kepada salah satu peserta saat mengamankan unjuk rasa mahasiswa di HUT Kabupaten Tangerang di Tigaraksa.

"Inikah yang dimaksud #PolisiTegasHumanis #PolisiSesuaiProsedur? ketika suara mahasiswa dibalas kekerasan? @DivHumas_Polri," tulis @KontraS yang dikutip populis.id pada Kamis (14/10/2021).

Menurut pandangan KontraS, dari video itu memperihatkan penggunaan kekuatan secara berlebihan yang dilakukan oleh anggota kepolisian Banten. 

"Tidak sesuai dengan asas nesesitas, yang seharusnya penggunaan kekuatan dapat dilakukan bila memang diperlukan dan tidak dapat dihindarkan berdasarkan situasi yang dihadapi," ujarnya.

Baca Juga: Viral Video Oknum Aparat Banting Mahasiswa, Ini Reaksi Para Tokoh Publik!

Namun, kata dia, terlihat bahwa mahasiswa yang diamankan sudah dalam kondisi tak berdaya. 

"Jadi, apa benar #PolisiSesuaiProsedur? Tindakan tersebut juga tidak proporsional," katanya.

Dikatakan bahwa penggunaan kekuatan harus seimbang antara ancaman yang dihadapi dan tingkat kekuatan atau respon anggota Polri, sehingga tidak menimbulkan kerugian korban penderitaan yang berlebihan. 

"Nyatanya malah berkebalikan. Apa yang dilakukan Kepolisian dalam video itu juga tak masuk akal," katanya.

Baca Juga: Mahasiswa Dibanting Polisi, DPR: Segarkan Kembali Protap Penanganan Demo!

Lebih lanjut, tindakan kepolisian diambil dengan mempertimbangkan secara logis situasi dan kondisi dari ancaman atau perlawanan pelaku kejahatan terhadap petugas ke masyarakat.

"Kekerasan aparat pada massa aksi berulang kali terjadi dan tak bisa terus dinormalisasi. Kepolisian harus serius melakukan #ReformasiPolri dengan menindak tegas aparat yang melakukan kekerasan @DivHumas_Polri. Rakyat butuh komitmen Kepolisian untuk mengayomi bukan merepresi apalagi menghabisi," paparnya.

Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini