AHY dan Pasukan Demokrat Geruduk Kantor KPU untuk Daftar Peserta Pemilu

AHY dan Pasukan Demokrat Geruduk Kantor KPU untuk Daftar Peserta Pemilu Kredit Foto: Rakyat Merdeka

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengumpulkan pasukannya sebelum mendaftarkan ke KPU sebagai peserta Pemilu 2024

Pasukan AHY itu terdiri dari 34 ketua DPD Partai Demokrat dari seluruh provinsi Indonesia.

Mereka semua berkumpul di Kantor DPP Partai Demokrat, Wisma Proklamasi 41, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (5/8) pagi.

Baca Juga: Besok: Partai Demokrat Daftar ke KPU, AHY Pimpin Langsung!

Ini adalah kali pertama AHY mengumpulkan 34 ketua DPD setelah terpilih pasca Musyawarah Daerah.

“Kita harus kompak dan mari kita berjuang bersama,” kata AHY dalam siaran pers, Jumat (5/8).

Konsolidasi itu digunakan AHY untuk memantapkan barisan Partai Demokrat dalam memenangi Pemilu 2024 sesuai dengan target yang ditentukan.

Baca Juga: Banyaknya Kader yang Mundur? Partai Demokrat Tegaskan Gak Terganggu...

“Perjalanan masih panjang, mari kita buktikan di bilik suara bagi kemenangan Partai Demokrat di Pemilu 2024,” ungkapnya.

Selain itu, AHY juga mengajak ke-34 Ketua DPD untuk ikut mendampingi pendaftaran Partai Demokrat sebagai peserta Pemilu 2024 ke Kantor KPU.

Seperti diketahui, AHY akan memimpin secara langsung pendaftaran Partai Demokrat ke Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jumat (5/8).

Baca Juga: KPU Keluhkan Anggaran Pemilu Belum Cair, Mardani: Optimalkan Uang yang Ada!

AHY dan rombongan dijadwalkan akan segera bertolak ke KPU dari Kantor DPP Partai Demokrat setelah selesai salat Jumat, tepatnya pukul 13.30 WIB.

Kedatangan AHY akan didampingi oleh Sekretaris Jenderal Teuku Riefky H, Bendahara Umum Renville Antonio, Wasekjen Agust Jovan Latuconsina, Kepala Badan Komunikasi Strategis Herzaky Mahendra Putra, dan jajaran pengurus lain.

Lihat Sumber Artikel di GenPI Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Populis dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

Terkait

Terpopuler

Video Pilihan

Populis Discover

Terkini