IPW Dorong Penyidik Tidak Ragu-ragu Menetapkan Irjen Ferdy Sambo Sebagai Tersangka

IPW Dorong Penyidik Tidak Ragu-ragu Menetapkan Irjen Ferdy Sambo Sebagai Tersangka Kredit Foto: istimewa

Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso mendorong tim khusus besutan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menetapkan Irjen Ferdy Sambo menjadi tersangka dalam kasus yang menewaskan Brigadir J alias Nopryansah Yosua Hutabarat. Dorongan tersebut diajukan, apabila penyidik di tim khusus menemukan cukup alat bukti.

Ferdy Sambo baru saja menjalani pemeriksaan kali keempat sebagai saksi di Bareskrim Polri pada Kamis (4/8/2022).

"Jadi dengan pemeriksaan terakhir terhadap Irjen Ferdy Sambo sebagai saksi, apabila penyidik menemukan cukup alat bukti, IPW mendorong penyidik tidak ragu-ragu menetapkan Irjen Ferdy Sambo sebagai tersangka," tutur Sugeng Teguh Santoso dalam diskusi daring, Jumat (5/8/2022).

Dorongan tersebut semakin menguat saat Kapolri Jenderal Listyo Sigit mengeluarkan Surat Telegram Rahasia (STR) nomor 1628/VIII/Kep/2022 tertanggal 4 Agustus 2022. Dalam STR tersebut sejumlah anggota Polri dimutasi, termasuk Ferdy Sambo yang kini menjadi Pati Yanma Mabes Polri.

Baca Juga: Bharada E Dikorbankan oleh Pihak Lain, Kuasa Hukum Brigadir J Minta Cek Rekeningnya: Dia Dibayar atau Disetor ke Keluarganya

"Kami meminta saat ini pada hari ini tanggal 5 Juli bahwa terhadap mereka dilakukan pemeriksaan kode etik dan bila ditemukan cukup bukti. Karena pelanggarannya adalah pelanggaran berat harus di PTDH," kata IPW.

Ferdy Sambo terkena imbas dari kasus penembakan yang menewaskan Brigadir J di Rumah Dinas di Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Baca Juga: Beredar Isi Chat Istri Irjen Ferdy Sambo ke Brigadir J, Refly Harun Heran: Apakah Orang yang Sayang Tega Menghabisi dengan Cara Seperti Itu?

Selain itu, sebagian anak buah Irjen Ferdy Sambo di Divisi Propam Polri juga terkena mutasi. Mereka yaitu Brigjen Hendra Kurniawan, Brigjen Benny Ali, Kombes Denny Setia Nugraha dan Kombes Agus Nur Patria. Kemudian ada nama Kompol Chuck Putranto, Kompol Baiquni Wibowo, dan AKBP Arif Rachman Arifin.

 Baca Juga: Bharada E Bakal Bunuh Diri dan Disiksa di Tahanan? LPSK Buru-buru Desak Polri Lakukan Ini

"Yang dimutasi sebagai Pamen Yanma Polri dalam status proses riksa oleh Irsus Timsus," ujar Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo kepada wartawan, Kamis (4/8/2022).

Populis Discover

Terkait

Terpopuler

Video Pilihan

Terkini