Kubu Moeldoko Legowo Lihat AHY Daftarkan Demokrat ke KPU, Tapi Belum Tentu AHY Pimpin Partai Hingga 2024

Kubu Moeldoko Legowo Lihat AHY Daftarkan Demokrat ke KPU, Tapi Belum Tentu AHY Pimpin Partai Hingga 2024 Kredit Foto: Antara/Endi Ahmad

Partai Demokrat versi kepemimpinan Moeldoko harus legowo melihat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mendaftarkan partai berlambang mercy tersebut ke KPU hari ini, Jumat (5/8/2022).

Juru Bicara Partai Demokrat versi Moeldoko, Muhammad Rahmad mengatakan pihaknya tak mempermasalahkan Partai Demokrat pimpinan Agus Harimurti Yudhoyono mendaftar ke KPU.

Menurut Rahmad, sesuai tahapan Pemilu 2024 yang telah ditetapkan KPU, parpol yang akan berpartisipasi memang harus mendaftar sebelum 14 Agustus 2022.

Baca Juga: KPU Hanya Butuh Waktu 58 Menit untuk Menyatakan Berkas Pendaftaran Partai Demokrat Lengkap

"Partai Demokrat tentu wajib pula mendaftar ke KPU untuk memenuhi persyaratan sebagai calon peserta pemilu," ujar Rahmad dikutip dari GenPI.co, Jumat (5/8).

Menurutnya, pendaftaran Demokrat sebagai parpol peserta pemilu tak boleh ditunda.

"Ya, sudah tepat jika Partai Demokrat didaftarkan dahulu oleh AHY ke KPU," ucap dia.

Baca Juga: AHY Targetkan Demokrat Kembali Berjaya di Pemilu 2024: Peroleh 15 Persen Suara Nasional

Kendati demikian, Rahmad mengeklaim sampai saat ini Partai Demokrat pimpinan Moeldoko dengan AHY masih berperkara di tingkat kasasi Mahkamah Agung.

Dia menyebut, meski AHY yang mendaftarkan Demokrat ke KPU, bukan berarti putra Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu akan memimpin pada Pemilu 2024.

Menurut dia, bisa jadi di tengah jalan nanti kepemimpinan AHY akan tergantikan.

Baca Juga: Partai Demokrat Minta KPU Bersikap Netral dan Independen di Pemilu 2024

"Soal siapa nanti yang akan memimpin Partai Demokrat, publik perlu menunggu bersama-sama hasil keputusan Mahkamah Agung," tuturnya.

Menurut Rahmad, bila nanti Partai Demokrat ditakdirkan dipimpin Moledoko, dirinya memastikan AHY akan tetap jadi kader yang punya tempat istimewa.

Lihat Sumber Artikel di GenPI Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Populis dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

Populis Discover

Terkait

Terpopuler

Video Pilihan

Terkini