Bukan Tentang Kualitas, Perubahan Nama Rumah Sakit Cuma Jadi Bahan Pencitraan Anies Jelang Lengser!

Bukan Tentang Kualitas, Perubahan Nama Rumah Sakit Cuma Jadi Bahan Pencitraan Anies Jelang Lengser! Kredit Foto: Moehamad Dheny Permana

Pengamat Kebijakan Publik Trubus Rahadiansyah menduga Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyelipkan kepentingan politik dalam kebijakan yang baru dikeluarkannya mengenai perubahan nama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) menjadi 'Rumah Sehat Untuk Jakarta'.

Menurut Trubus, kebijakan yang baru dikeluarkannya itu sama sekali tidak berbicara mengenai kualitas. Perubahan nama disebut hanya sebatas langkah pencitraan Anies untuk kepentingan politiknya pribadi, dengan memanfaatkan masa jabatannya yang tersisa kurang dari tiga bulan lagi.

"Ini kan wacananya udah bukan untuk layanan, tapi hanya semata-mata pencitraan di masa injury time dia ini," kata Trubus saat dikonfirmasi Populis.id, Jumat (5/8/2022).

Baca Juga: KRMP Tagih Janji Kampanye Anies Baswedan: Hampir Setengah Tahun...

Trubus menambahkan, bahwa orang nomor satu di DKI itu memang gemar sekali melakukan perubahan nama atau istilah. Sayangnya, hal itu tidak diiringi dengan kajian dan perencanaan yang matang, sehingga tidak jelas apa manfaat yang bakal didapat dari kebijakan yang baru dikeluarkan tersebut.

"Seperti merubah nama jalan, bukannya gak boleh, silahkan saja, tapi persoalannya kan harus melalui perencanaan yang matang, kajian yang baik, bagaimana sih cost dan benefitnya, apalah arti sebuah nama," tukasnya.

Menurut Trubus, perubahan nama itu ditujukan untuk menggugah kesadaran publik tentang gerakan masyarakat hidup sehat (Germas). Hanya saja, perubahan nama yang dilakukan oleh Anies itu lebih cenderung dibalut dengan kepentingan politik.

Baca Juga: Ganti Nama ‘Rumah Sakit’ Jadi ‘Rumah Sehat’, ‘Yuk Minta Mas Anies Ganti Nama TPU Jadi Rumah Masa Depan’!

Trubus berpendapat, perubahan itu juga dilakukan untuk mencari perhatian terutama  kepada partai politik. Sebab saat ini masih belum ada kepastian, partai apa yang bakal meminang Anies untuk diusung sebagai Capres di Pilpres 2024.

"Ya itulah, ada kegalauan yang bersangkutan, Pak Anies galau, dan pendukungnya juga galau karena sampai hari ini kan tidak ada partai yang dukung secara resmi, karena dia bukan orang Parpol," ungkapnya.

Populis Discover

Terkait

Terpopuler

Video Pilihan

Terkini