Ketua Komisi E Beri Pesan Buat Anies, Perubahan Nama Rumah Sakit Jangan Menyerempet ke Politis Dong

Ketua Komisi E Beri Pesan Buat Anies, Perubahan Nama Rumah Sakit Jangan Menyerempet ke Politis Dong Kredit Foto: Moehamad Dheny Permana

Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta Iman Satria ingatkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan agar tidak mengaitkan kebijakan perubahan nama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) menjadi 'Rumah Sehat Untuk Jakarta' dengan hal-hal yang berbau politis.

"Kalau dari saya sebagai Ketua Komisi E sih melihatnya ya sah-sah saja kalau mau diubah, asal jangan berbau politik," kata Iman saat dikonfirmasi Populis.id, Jumat (5/8/2022).

Baca Juga: Bukan Tentang Kualitas, Perubahan Nama Rumah Sakit Cuma Jadi Bahan Pencitraan Anies Jelang Lengser!

Politisi Partai Gerindra itu khawatir, apa yang dilakukan Anies akan mendapat persepsi lain dari publik, karena ada warna dalam logo yang nyerempet ke salah satu warna organisasi politik. Hal itu menjadi sensitif karena kebijakan perubahan nama itu keluar saat memasuki tahun-tahun politik.

"Karena banyak kan yang menduga karena mendekati tahun politik jadi mengarah ke politis. Terus warnanya juga kan menyesuaikan, jadi mepet, nyerempet-nyerempet. Saya takutnya dibawa ke arah itu," ujarnya.

Di samping itu, Iman sebagai Ketua Komisi E yang membidangi lingkup kesehatan mengaku tidak diajak koordinasi atau sekedar diberi tahu oleh Anies saat mengeluarkan kebijakan perubahan nama 'Rumah Sakit' menjadi 'Rumah Sehat' tersebut.

"Secara koordinasi langsung tidak ada. Tapi kalau ini tidak ada kewajiban untuk koordinasi. Cuma memang kalau kita diberitahu sebelum launching kan lebih enak daripada kita tahu melalui media," tukasnya.

Baca Juga: Pengamat BRIN Buka-bukan Motif Anies Ubah Nama RSUD Jadi Rumah Sehat, Persiapan Pilpres 2024?

Iman menyadari bahwa perubahan nama ini juga akan berdampak pada banyaknya perubahan. Ia berharap Anies bisa memanfaatkan anggaran dengan bijak dan tidak melakukan pemborosan.

"Cuma kan ini berarti banyak perubahan, administrasi, kop surat, stempel, kantong plastik, dan sebagainya. Jangan sampai ini mubazir, yang lama dihabiskan dulu," katanya.

Seperti diketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah resmi mengganti nama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) menjadi Rumah Sehat. Pergantian nama itu akan diterapkan di seluruh RSUD yang ada di lima wilayah Jakarta.

Baca Juga: Polisi Sentil Roy Suryo Cengengesan Bareng Komunitas: Orang Sakit Nggak Mungkin Bisa Melakukannya

Anies menjelaskan, perubahan nama itu dimaksudkan untuk merubah mindset masyarakat Jakarta mengenai rumah sakit. Sebab selama ini rumah sakit selalu diidentikan sebagai tempat bagi orang-orang yang sakit saja.

“Selama ini rumah sakit kita berorientasi pada kuratif dan rehabilitatif, sehingga datang karena sakit lalu ke rumah sakit untuk sembuh, untuk sembuh itu harus sakit dulu, sehingga tempat ini menjadi tempat orang sakit,” kata Anies di di RSUD Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (3/8/2022).

Populis Discover

Terkait

Terpopuler

Video Pilihan

Terkini