Nahloh, Komnas HAM Kini Ragu Ada Pelecehan Seksual yang Dilakukan Brigadir J ke Istri Ferdy Sambo: Banyak yang Tidak Klop dan Tidak Logis!

Nahloh, Komnas HAM Kini Ragu Ada Pelecehan Seksual yang Dilakukan Brigadir J ke Istri Ferdy Sambo: Banyak yang Tidak Klop dan Tidak Logis! Kredit Foto: istimewa

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) hingga kini tidak menemukan fakta bahwa Brigadir Yosua Hutabarat alias Brigadir J menodongkan pistol kepada istri Ferdy Sambo Putri Candrawathi sebelum aksi tembak-tembakan dengan  Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E 

Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik mengatakan dari semua ajudan serta asisten Rumah Tangga Ferdy Sambo yang telah diperiksa pihaknya, tak ada satupun yang mengaku melihat Brigadir J menodongkan pistol ke Putri Candrawathi.

Dia lantas mengatakan kronologi awal polisi tentang kasus kematian Brigadir Joshua kini  banyak yang tidak klop atau tidak pas dengan hasil penelusuran pihaknya. 

Baca Juga: Bergidik! Ini Analisa Mengerikan Setelah Bharada Eliezer Masuk Bui Gegara Kasus Brigadir J: Disiksa atau Bunuh Diri!

“Bahwa selama ini ada keterangan bahwa Yoshua sedang menodongkan senjata, dalam keterangan mereka ini nggak ada peristiwa itu. Makanya banyak sekali yang tidak klop antara keterangan yang disampaikan di awal dengan yang sesudah kami telusuri,” kata Ahmad Taufan Damanik dalam acara diskusi virtual ‘Menguak Kasus Kematian Brigadir J,” Jumat (5/8/2022). 

Adapun keterangan awal dari pihak kepolisian menyebut Brigadir J menodongkan pistol ke Putri Candrawathi sebelum melakukan pelecehan seksual.

Namun tidak ada saksi yang melihat runutan peristiwa itu maka, pernyataan ini kata Taufan belum sepenuhnya diyakini, mesti ada penelusuran lebih lanjut untuk membuktikannya.

“Sebagai penyelidik, kami bertanya-tanya, ‘Ada apa ini’, begitu. Tentu saja kami tidak mau menuduh sembarangan, tapi kami menduga, ada yang tidak logis begitu. Jadi saksi yang menyaksikan penodongan itu tidak ada, makanya kami juga belum bisa meyakini apakah terjadi pelecehan seksual atau tidak,” tuturnya.

Seperti diketahui, Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan menyatakan, Brigadir Josua ditembak mati karena diduga melakukan pelecehan seksual dan menodongkan pistol kepada istri Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo.

“Yang jelas begini ya, itu benar melakukan pelecehan dan menodongkan senjata dengan pistol ke kepala istri Kadiv Propam itu benar,” ujar Brigjen Ramadhan saat dikonfirmasi, Senin (11/7/2022).

Baca Juga: Terbongkar Sudah! Istri Ferdy Sambo Terekam CCTV Sesaat Setelah Penembakan Brigadir J: Menangis, Lalu….

Brigjen Ramadhan menuturkan bahwa fakta itu diketahui berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi. Dua saksi yang diperiksa di antaranya adalah Istri Kadiv Propam dan Bharada Eliezer.

“Berdasarkan keterangan dan barang bukti di lapangan bahwa Brigadir J memasuki kamar pribadi Kadiv Propam dan melecehkan istri Kadiv Propam dengan todongan senjata,” ujar Ramadhan.

Populis Discover

Terkait

Terpopuler

Video Pilihan

Terkini