Empat Tahun Anies Baswedan, Wagub DKI Klaim Mayoritas Janji Kampanye Terealisasi,

Empat Tahun Anies Baswedan, Wagub DKI Klaim Mayoritas Janji Kampanye Terealisasi, Kredit Foto: M Risyal Hidayat

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengklaim mayoritas janji kampanye Anies Baswedan pada Pilkada DKI Jakarta 2017 sudah terealisasi selama empat tahun menjadi orang nomor satu di Ibu Kota. 

Dia mengaku, janji kampanye yang belum ditunaikan  bakal dikebut dalam setahun terakhir ini sebelum Anies Baswedan purna tugas pada Oktober 2022 mendatang. 

Baca Juga: Diundang Podcast Deddy, Denny Buka Bukaan Soal Buzzer Sampai Politik

"Program-program yang sudah dijanjikan secara umum, sebagian besar sudah tercapai," klaim Ariza ketika ditemui di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (15/10/2021).

Kendati mengklaim sebagian besar janji kampanye sudah dilaksanakan, namun Ariza tidak menjelaskan secara rinci janji kampanye apa saja yang telah dipenuhi Anies Baswedan. 

"Kami semua berusaha untuk memenuhi janji-janji. Capaian-capaiannya kan baik, sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2017-2024. dan visi misi," tuturnya.

Baca Juga: Ngeri Digocek Anies Baswedan Cs, PDIP Bakal Pelototi Anggaran Formula E di RAPBD DKI

Anies Baswedan saat Pilkada 2017 menyodorkan sejumlah janji kepada warga Jakarta. Totalnya ada 23 janji politik. Berikut janji-janji kampanye Anies Baswedan:

1. Merevisi dan memperluas manfaat Kartu Jakarta Pintar dalam bentuk Kartu Jakarta Pintar Plus untuk semua anak usia sekolah (6-21 tahun), yang juga dapat digunakan untuk Kelompok Belajar Paket A, B dan C, pendidikan madrasah, pondok pesantren dan kursus keterampilan serta dilengkapi dengan bantuan tunai untuk keluarga tidak mampu.

2. Merevisi dan memperluas manfaat Kartu Jakarta Sehat dalam bentuk Kartu Jakarta Sehat Plus dengan menambahkan fasilitas khusus untuk para guru mengaji, pengajar Sekolah Minggu, penjaga rumah ibadah, khatib, penceramah dan pemuka agama.

3. Membuka 200.000 lapangan kerja baru, membangun dan mengaktifkan 44 pos pengembangan kewirausahaaan warga untuk menghasilkan 200.000 pewirausaha baru, selama lima tahun.

4. Mengembangkan dan meningkatkan kualitas Pendidikan Kejuruan dengan mengintegrasikan dunia usaha ke dalamnya, untuk menghasilkan lulusan yang langsung terserap ke dunia kerja dan berwirausaha.

Selanjutnya
Halaman

Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini